Rabu, 15 April 2026

Berita Banda Aceh

Dua Jenderal Aceh Perkuat Kodam IM, Pangdam Pimpin Sertijab

Dua brigadir jenderal putra Aceh Mahesa Fitriadi dan Ali Imran resmi menduduki jabatan strategis di lingkungan Kodam Iskandar Muda

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI INDONESIA EDISI AHAD 20260412 
Ringkasan Berita:
  • Dua brigadir jenderal putra Aceh resmi menduduki jabatan strategis di lingkungan Kodam Iskandar Muda
  • Brigjen TNI Mahesa Fitriadi yang dipercaya menjabat Kepala Kelompok Staf Ahli Kodam IM dan Brigjen TNI Ali Imran yang mendapat amanah sebagai Komandan Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda
  • Dua jenderal putra Aceh di lingkungan Kodam IM dengan rekam jejak panjang di bidang operasi, teritorial, hingga intelijen di tubuh TNI

SERAMINEWS.COM, BANDA ACEH - Dua brigadir jenderal putra Aceh resmi menduduki jabatan strategis di lingkungan Kodam Iskandar Muda, setelah Panglima Kodam IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo memimpin serah terima jabatan di Aula Gedung Malahayati Makodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Sabtu (11/4/2026).

Dua perwira tinggi tersebut adalah Brigjen TNI Mahesa Fitriadi yang dipercaya menjabat Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Kodam IM dan Brigjen TNI Ali Imran yang mendapat amanah sebagai Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Iskandar Muda. Keduanya merupakan jenderal bintang satu asal Aceh yang kini mengisi posisi penting dalam pembinaan satuan dan penguatan kemampuan prajurit di wilayah Kodam IM. 

Brigjen TNI Mahesa Fitriadi menggantikan Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery yang selanjutnya mengemban tugas sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat. Sementara Brigjen TNI Ali Imran menggantikan Brigjen TNI Hasandi Lubis yang melanjutkan pengabdian sebagai Perwira Tinggi Mabes TNI. Rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi guna menjaga kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan kinerja satuan. 

Selain dua jabatan tersebut, sertijab juga dilakukan kepada Kolonel Inf Bayu Jagat sebagai Pamen Ahli Bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP), serta Letkol Inf Dana Pranata sebagai Danyonif 112/Dharma Jaya yang baru, menggantikan Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto yang dipercaya sebagai Dandim 0104/Aceh Timur. 

Kegiatan tersebut dihadiri Kasdam Iskandar Muda, Irdam Iskandar Muda, para pejabat utama Kodam IM, komandan satuan jajaran Kodam IM, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus. Suasana berlangsung khidmat sekaligus hangat, mencerminkan soliditas dan kebersamaan di lingkungan Kodam Iskandar Muda. 

Dalam sambutannya, Pangdam IM menegaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian penting dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat. Rotasi jabatan tidak hanya bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan, tetapi juga meningkatkan kualitas kinerja satuan dan menumbuhkan semangat baru dalam pelaksanaan tugas.

“Rotasi jabatan juga menjadi bagian penting dalam pembinaan personel, guna memperluas pengalaman, wawasan, serta kemampuan kepemimpinan para perwira,” ujar Pangdam. 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Kodam Iskandar Muda. Secara khusus, Pangdam mengucapkan terima kasih kepada Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery dan Brigjen TNI Hasandi Lubis atas kontribusi yang telah diberikan. Pangdam berharap keduanya dapat terus memberikan kinerja terbaik di tempat tugas yang baru.

Kepada pejabat baru, Pangdam IM mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pembinaan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Pangdam juga mengajak seluruh prajurit dan PNS di jajaran Kodam IM untuk terus menjaga loyalitas, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. 

Penempatan dua perwira tinggi asal Aceh pada posisi strategis tersebut dinilai memperkuat pembinaan satuan di wilayah Kodam Iskandar Muda. Jabatan Kapok Sahli memiliki peran penting dalam memberikan pertimbangan strategis kepada pimpinan, sementara Danrindam bertanggung jawab terhadap pembentukan dan pembinaan prajurit melalui pendidikan militer. Kehadiran putra daerah di posisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial serta memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat Aceh.

Brigjen TNI Mahesa Fitriadi merupakan putra asli Aceh yang lahir di Kota Bakti, Sigli, Kabupaten Pidie, pada 28 Oktober 1973. Ia resmi naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/382/IV/2024 tertanggal 1 April 2024. 

Sementara Brigjen TNI Ali Imran lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978. Ia merupakan putra pasangan M Yusuf Syah dan Rohani, serta telah berkeluarga dan dikaruniai tiga orang anak. Sebelum menjabat Danrindam IM, ia mengemban tugas sebagai Danrem Lilawangsa dan resmi menyandang pangkat Brigjen TNI melalui prosesi Korps Raport di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Maret 2026. 

Kegiatan sertijab ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan soliditas keluarga besar Kodam Iskandar Muda dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat, khususnya menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan di wilayah Aceh.(ra)

Profil Brigjen Ali Imran dan Brigjen Mahesa Fitriadi

DUA jenderal putra Aceh kembali dipercaya menempati posisi strategis di lingkungan Kodam Iskandar Muda (IM). Mereka adalah Brigjen TNI Ali Imran dan Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, dua perwira tinggi dengan rekam jejak panjang di bidang operasi, teritorial, hingga intelijen di tubuh TNI.

Dalam serah terima jabatan yang berlangsung di Aula Gedung Malahayati Makodam IM, Banda Aceh, Sabtu (11/4/2026), Brigjen TNI Ali Imran resmi menjabat Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Iskandar Muda. Sementara itu, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Pangdam IM.

Keduanya merupakan putra asli Aceh yang memiliki pengalaman panjang di berbagai satuan strategis. Ali Imran dikenal menonjol dari jalur Kopassus dan intelijen strategis, sedangkan Mahesa Fitriadi memiliki rekam jejak kuat di bidang teritorial dan struktur intelijen TNI.

Brigjen TNI Ali Imran lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2000 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Sepanjang kariernya, Ali Imran banyak bertugas di satuan elite dan lembaga intelijen, seperti Kopassus, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), hingga Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad).

Ia juga pernah mengemban sejumlah jabatan penting, mulai dari komandan satuan di Kopassus hingga Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang. Pada level strategis, Ali Imran bertugas di lingkungan Bais TNI dan Pusintelad sebelum akhirnya dipercaya menjabat Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa pada 2024.

Pengalamannya mencakup berbagai operasi di sejumlah wilayah, termasuk Aceh dan Papua. Atas pengabdiannya, ia menerima sejumlah tanda jasa, di antaranya Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Ksatria Yudha, dan Satyalancana Wira Karya.

Sementara itu, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi lahir di Kota Bakti, Sigli, Kabupaten Pidie, pada 28 Oktober 1973. Ia dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang teritorial dan intelijen. Mahesa pernah menjabat Dandim 0104/Aceh Timur pada 2014, kemudian Dandim 0101/Banda Aceh pada 2016–2017.

Kariernya berlanjut saat dipercaya menjadi Asisten Teritorial (Aster) Kasdam Iskandar Muda pada 2017. Setelah itu, ia menjabat Kepala Staf Korem (Kasrem) 061/Suryakencana di bawah Kodam III/Siliwangi pada periode 2021-2023.

Sebelum menduduki jabatan saat ini, Mahesa Fitriadi mengemban tugas sebagai Paban V/Pam Sintel TNI. Pada 1 Juli 2024, ia diangkat sebagai Komandan Satuan Intelijen (Dansatintel) Bais TNI, posisi strategis yang berkaitan langsung dengan intelijen pertahanan.

Penempatan dua perwira tinggi putra Aceh tersebut di jajaran strategis Kodam Iskandar Muda diharapkan mampu memperkuat pembinaan satuan serta meningkatkan sinergi antara TNI dan masyarakat di wilayah Aceh.(ra)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved