Minggu, 12 April 2026

Cuaca di Aceh

BMKG Prediksi, Ada Udara Kabur di Lima Kecamatan Aceh Singkil

Selebihnya cuaca di empat kecamatan berawan, yaitu Kecamatan Singkohor, Danau Paris, Simpang Kanan dan Kecamatan Pulau Banyak.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
PERAHU NELAYAN: Perahu nelayan warga Pulau Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil, ditambatkan berdekatan. Berikut informasi cuaca hari ini Minggu (12/4/2026). 

Selebihnya cuaca di empat kecamatan berawan, yaitu Kecamatan Singkohor, Danau Paris, Simpang Kanan dan Kecamatan Pulau Banyak. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL -Jika ingin jalan-jalan ke Kabupaten Aceh Singkil perlu mengetahui kondisi cuaca di daerah setempat.

Udara kabur di lima kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Minggu (12/4/2026).

Masing-masing Kecamatan Singkil, Gunung Meriah, Kota Baharu, Singkil Utara dan Kecamatan Kuala Baru. 

Udara kabur merupakan istilah dalam prakiraan cuaca ketika jarak pandang antara 1 sampai 5 kilometer.

Sedangkan Kecamatan Suro Makmur, diprediksi hujan ringan. Sebaliknya Kecamatan Pulau Banyak Barat diprediksi cerah berawan. 

Selebihnya cuaca di empat kecamatan berawan, yaitu Kecamatan Singkohor, Danau Paris, Simpang Kanan dan Kecamatan Pulau Banyak. 

Dikutip dari laman Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil, 24 sampai 30 derajat Celcius (⁰C). 

Sedangkan kelembapan udara antara 74 persen sampai 98 persen. 

Baca juga: Sungai Krueng Aceh Keruh, Warga Jantho Ultimatum Tambang Emas Ilegal 3 Hari Wajib Berhenti

Sementara cuaca wilayah maritim atau perairan Aceh Singkil, hujan ringan. 

Suhu 26 ⁰C dan kelembaban relatif 86 persen. 

Angin berhembus dari Timur Laut dengan kecepatan 4 knot dan arus ke Barat Daya dengan kecepatan 0,72 knot.

Gelombang diprediksi 0,6 meter. Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori rendah.

Nelayan dan warga yang melaut hati-hati. Pastikan selalu membawa perlengkapan keselamatan. 

Antara lain pelambung dan membawa alat komunikasi untuk menghubungi keluarga bila terjadi hal darurat.

Kemudian membawa global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi. 

Mengingat mengandalkan tanda-tanda alam, kadang terkendala terbatasnya jarak pandang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved