Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Barat Daya

Plt Sekda Abdya Minta Pegawai Dinkes Tingkatkan Kedisiplinan

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinkes

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
SIDAK - Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal memberikan arahan pada inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kesehatan Abdya, Senin (13/4/2026). 
Ringkasan Berita:Plt Sekda Abdya Amrizal melakukan sidak ke Dinas Kesehatan untuk mengevaluasi disiplin dan kesiapan pelayanan ASN serta PPPK.
 
Ia menegaskan pegawai harus meningkatkan kedisiplinan, kinerja, dan pelayanan karena gaji bersumber dari pajak masyarakat.
 
Pemda menegaskan siap memberi reward maupun sanksi bagi pegawai tidak disiplin demi peningkatan layanan kesehatan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kesehatan Abdya, Senin (13/4/2026).

Sidak ini dalam rangka mengevaluasi tingkat kedisiplinan aparatur dan kesiapan pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah. 

Selain itu, sidak tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kehadiran Apartur Sipil Negara (ASN), baik PNS, PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu maupun tenaga honorer.

"Hari ini kami sengaja melakukan sidak untuk melihat kondisi kedisiplinan ASN, baik PPPK penuh waktu, paruh waktu, maupun honorer," kata Amrizal.

Ia mengingatkan kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan agar senantiasa bersyukur atas amanah yang telah diberikan oleh negara. 

Amrizal menegaskan bahwa banyak orang di luar sana yang berharap bisa menempati posisi sebagai ASN atau PPPK, sehingga kepercayaan yang sudah didapat jangan sampai disia-siakan.

Baca juga: Sinopsis: Lintas Sejarah Perjuangan Pembentukan Kabupaten Aceh Barat Daya

Menurutnya, status sebagai ASN maupun PPPK merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. 

"Kita harus bersyukur sudah diberi kesempatan menjadi ASN atau PPPK. Banyak orang di luar sana ingin berada di posisi ini. Jangan sampai amanah itu tidak dijalankan dengan baik," ujarnya. 

Amrizal juga mengingatkan bahwa gaji pegawai bersumber dari uang negara yang berasal dari pajak masyarakat. 

Oleh karena itu, pelayanan yang diberikan harus sebanding dengan kepercayaan yang telah diberikan. 

"Kita ini pelayan masyarakat. Harus diingat, kita digaji oleh pemerintah, tetapi sumber dananya dari masyarakat, dari pajak yang mereka bayar," ucapnya. 

Oleh karena itu, tambah Amrizal, ASN harus menunjukkan kinerja dan pelayanan yang baik kepada masyarakat sebagai wujud terima kasih.

Ia menambahkan, disiplin merupakan indikator utama dalam meningkatkan kinerja. 

Terlebih, sektor kesehatan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Abdya di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Amrizal meminta agar seluruh pegawai dapat meningkatkan kedisiplinan serta tidak menjadikan ketidakhadiran pimpinan sebagai alasan untuk mengendorkan semangat pengabdian dan tanggung jawab. 

"Dinas kesehatan menjadi ujung tombak pelayanan publik. Jika tidak disiplin bagaimana pelayanan bisa maksimal. Jangan melihat karena Kadis sedang di luar daerah lalu disiplin menurun. 

Setiap pegawai harus mampu meng-upgrade diri menjadi lebih baik. Disiplin adalah barometer utama dalam melaksanakan tugas," ucapnya. 

Baca juga: RSUD-TP Abdya Maksimalkan Layanan Poli, Didukung Dokter Spesialis Siap Melayani

Amrizal menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi kepada pegawai yang tidak disiplin, termasuk pemindahan hingga pemberhentian, terutama bagi PPPK. 

"Pemerintah bisa saja memberikan reward dan punishment. Bagi PPPK maupun ASN yang tidak disiplin, bisa saja dipindah bahkan diberhentikan jika tidak disiplin" ucapnya. 

"Kita patut bersyukur fiskal Abdya masih cukup bagus untuk mengalokasikan anggaran gaji dan kesejahteraan dibandingkan beberapa daerah tetangga. Wujud syukur itu adalah dengan bekerja baik," tambahnya.

Disiplin meningkat dan pelayanan membaik

Selain masalah kedisiplinan, Amrizal juga mengajak seluruh pegawai untuk mendukung program pemerintah daerah, termasuk penguatan nilai-nilai keagamaan melalui program shalat berjamaah tepat waktu di lingkungan kerja, yang telah dicanangkan pemerintah daerah. 

"Shalat berjamaah itu bukan untuk pimpinan, tetapi untuk kebaikan diri kita sendiri, agar hubungan dengan Allah SWT semakin kuat dan berdampak pada kinerja. Saya berharap seluruh program pemerintah ini diperkuat demi kemajuan kita bersama," ungkap Amrizal. 

Baca juga: Peringati HUT Ke-24, Pemerintah Abdya Laksanakan Gerakan Hidup Sehat Lewat Doto Saweu Gampong

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan pegawai dalam menjalankan tugas administratif maupun kegiatan formal seperti apel, sebagai bagian dari profesionalisme ASN dalam melayani masyarakat Abdya

Ia berharap, momentum sidak tersebut menjadi bahkan evaluasi bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan, etos kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 

"Kami berharap ke depan kedisiplinan meningkat dan pelayanan kepada masyarakat semakin membaik," pungkas Amrizal. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved