Selasa, 14 April 2026

Harga Emas di Aceh

Buruan Beli, Harga Emas Terjun Bebas di Abdya, Segini Pasaran Per 13 April 2026

Harga emas di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali mengalami penurunan cukup tajam pada Senin, 13 April 2026.

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Masrian Mizani
HARGA EMAS ANJLOK - Harga emas anjlok tajam hingga Rp100 ribu per mayam pada sesi perdagangan, Senin (13/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Harga emas di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali mengalami penurunan cukup tajam pada Senin, 13 April 2026.
  • Emas murni turun Rp100 ribu per mayam, dari Rp8.400.000 menjadi Rp8.300.000, sementara emas london turun ke Rp8.100.000 per mayam.
  • Emas Antam juga ikut melemah dari Rp2.900.000 menjadi Rp2.850.000 per gram, meski daya beli masyarakat disebut masih stabil.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani | Abdya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Harga emas di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali mengalami penurunan signifikan pada Senin, 13 April 2026.

Setelah sempat bertahan stabil selama dua hari terakhir, harga emas murni turun tajam hingga Rp100 ribu per mayam (3,3 gram).

Jika sebelumnya emas murni dijual Rp8.400.000 per mayam, kini harganya berada di kisaran Rp8.300.000 per mayam.

Penurunan ini cukup terasa bagi pedagang maupun pembeli, meski daya beli masyarakat disebut masih relatif stabil.

Miswar, salah seorang pedagang emas di Blangpidie menjelaskan, bahwa harga emas murni yang berlaku sudah termasuk ongkos buat. 

Ia menambahkan, emas london juga mengalami penurunan tajam dari Rp8.200.000 per mayam, menjadi Rp8.100.000 per mayam.

Sementara itu, emas Antam turun dari Rp2.900.000 per gram, menjadi Rp2.850.000 per gram.

Baca juga: Update Harga Emas Murni di Aceh Hari Ini: Abdya & Langsa Turun Rp100.000 Per Mayam, Cek Daerah Lain

Menurut Miswar, fluktuasi harga emas tidak bisa diprediksi secara pasti karena dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan permintaan lokal.

Penurunan harga emas ini tentu menjadi perhatian masyarakat Abdya.

Terutama bagi mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi maupun tabungan jangka panjang.

Meski harga turun, sebagian pembeli justru melihatnya sebagai peluang untuk menambah simpanan emas.

Di sisi lain, pedagang tetap berhati-hati dalam menentukan harga jual agar tidak merugikan usaha mereka.

Miswar menegaskan, bahwa perubahan harga emas bisa terjadi sewaktu-waktu, sehingga masyarakat perlu terus memantau perkembangan pasar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved