Kamis, 23 April 2026

Berita Langsa

421 Keluarga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Terima Bantuan PKPA dan Mercy Relief

55 keluarga yang termasuk dalam kelompok rentan—seperti keluarga dengan ibu hamil, lansia berusia di atas 70 tahun, balita, dan penyandang disabilitas

|
Penulis: Zubir | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com
KORBAN BANJIR - Warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang saat menerima bantuan dari BPKA dan Mercy Relief. 

55 keluarga yang termasuk dalam kelompok rentan—seperti keluarga dengan ibu hamil, lansia berusia di atas 70 tahun, balita, dan penyandang disabilitas

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir   |   Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA – Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dengan dukungan Mercy Relief Singapura, melaksanakan pendistribusian bantuan kemanusiaan di empat desa di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Koordinator Lapangan Program SuFRA Phase 2, Muhammad Khadafi,  Senin (13/4/2026), menyebutkan, keempat yang mendapat bantuan lembaga kemanusiaan ini yaitu Desa Baling Karang, Desa Juar, Desa Pematang Durian, dan Desa Tanjung Gelumpang.

Kegiatan yang dilakukan Minggu (12/4/2026) itu, pertama di Desa Baling Karang, sebanyak 90 kepala keluarga menerima paket shelter kits yang terdiri dari tilam, gergaji tangan, paku, dan martil.

Selain itu, 55 keluarga yang termasuk dalam kelompok rentan—seperti keluarga dengan ibu hamil, lansia berusia di atas 70 tahun, balita, dan penyandang disabilitas, juga menerima tambahan paket hygiene kits.

Baca juga: IAIN Langsa Buka Pendaftaran Jalur UM-PTKIN, Kuota Maba 1.200, Ini Jadwal Tesnya

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Desa Juar dengan total 105 kepala keluarga penerima manfaat mendapatkan paket shelter kits, termasuk keluarga yang memiliki anggota kelompok rentan turut memperoleh tambahan paket hygiene kits.

Sementara itu, di Desa Pematang Durian, bantuan disalurkan kepada 115 kepala keluarga, dengan rincian 79 kepala keluarga menerima paket hygiene kits dan 36 kepala keluarga yang tergolong dalam kelompok rentan menerima paket shelter kits.

Di Desa Tanjung Gelumpang, sebanyak 131 kepala keluarga menerima paket hygiene kits, serta 81 keluarga yang termasuk dalam kelompok rentan mendapatkan paket shelter kits.

Meskipun tim distribusi menghadapi kendala di lapangan, termasuk kendaraan yang terjebak di genangan lumpur selama lebih dari 5 jam, menyebabkan keterlambatan tiba ke lokasi.

"Distribusi baru dapat dilaksanakan pada malam hari, masyarakat tetap menunjukkan antusiasme tinggi dan menyambut baik kegiatan tersebut," jelasnya.

Khadafi menambahkan, proses distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen dan pendataan yang telah dilaksanakan oleh tim lapangan melalui koordinasi dengan pemerintah desa. 

Pihaknya memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dengan memprioritaskan keluarga yang paling terdampak dan kelompok rentan.

Perwakilan masyarakat di masing-masing desa juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. 

Selain bantuan logistik, masyarakat menerima bantuan kebutuhan lanjutan berupa peralatan pertukangan untuk mendukung perbaikan rumah yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada akhir November tahun lalu.

Selama proses pendistribusian, tim secara konsisten memprioritaskan keluarga dengan anggota kelompok rentan guna memastikan bantuan dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. (*)

Baca juga: Pemerintah Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana, Bupati Safaruddin Imbau Warga Abdya Waspada

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved