Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Timur

Awan Mendung Tebal Selimuti Langit Aceh Timur, BMKG Ingatkan Fenomena MJO

BMKG mengingatkan fenomena MJO masih aktif, ditambah belokan angin dan suhu laut tinggi yang memicu hujan lebat.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Sara Masroni
CUACA MENDUNG - Ilustrasi cuaca mendung. Langit Aceh Timur diselimuti awan mendung tebal pada Selasa (14/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Langit Aceh Timur pada Selasa (14/4/2026) diselimuti awan mendung tebal dengan suhu 29 derajat Celsius.
  • BMKG mengingatkan fenomena MJO masih aktif, ditambah belokan angin dan suhu laut tinggi yang memicu hujan lebat.
  • Warga diminta waspada terhadap potensi banjir, longsor, serta angin kencang terutama pada sore hingga malam hari.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Langit Aceh Timur pada Selasa (14/4/2026), tampak kelabu dengan awan mendung tebal yang menutupi sebagian besar wilayah.

Suhu udara tercatat 29 derajat Celsius dengan kelembaban 76 persen, dan angin berkecepatan 8,9 km/jam.

Kondisi ini sesuai dengan peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh untuk periode 14–16 April 2026.

BMKG menegaskan, bahwa fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) masih aktif di Aceh.

Ditambah adanya belokan angin dan konvergensi yang mempercepat pembentukan awan hujan.

Suhu muka laut yang meningkat di perairan Barat dan Timur Aceh juga memperkuat potensi hujan lebat.

Aceh Timur termasuk dalam daftar wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. 

Baca juga: Pagi Sempat Mendung, Siang Langsa Mulai Terik, Ini Prakiraan Cuaca BMKG, Sabtu 31 Januari 2026

Peringatan ini berlaku terutama pada sore hingga malam hari, saat pemanasan siang memicu pembentukan awan hujan secara cepat.

Selain Aceh Timur, sejumlah kabupaten lain seperti Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Gayo Lues, hingga Simeulue, juga masuk dalam daftar daerah rawan.

BMKG merinci, pada 14 April, hujan berpotensi terjadi di 16 kabupaten/kota.

Sementara pada 15 dan 16 April, cakupan wilayah terdampak meluas hingga mencakup Aceh Besar, Bireuen, Pidie, dan Pidie Jaya.

Parakirawan BMKG, Malikussaleh mengingatkan, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan deras yang bisa datang tiba-tiba. 

Febriyanto Somaju menambahkan, kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang di daerah rawan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved