Rabu, 15 April 2026

Haba Unimal

HIMA-ATE Desak Percepatan Huntap dan Huntara di Aceh Tengah, Ini 4 Poin Tuntutannya

Tak lama kemudian peserta aksi disambut Wakil Ketua 1 DPRK Aceh Rengah, beserta Ketua Komisi C untuk masuk keruang rapat gedung DPRK itu

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: IKL
for serambinews
Himpunan Mahasiswa Aceh Tengah (HIMA-ATE) resmi tergabung dalam aliansi mahasiswa dan masyarakat dalam sebuah seruan aksi yang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pemulihan pasca bencana di Kabupaten Aceh Tengah. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Aceh Tengah (HIMA-ATE) resmi tergabung dalam aliansi mahasiswa dan masyarakat dalam sebuah seruan aksi yang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pemulihan pasca bencana di Kabupaten Aceh Tengah.

Aksi itu digelar di depan kantor DPRK Aceh Tengah. Awalnya peserta aksi melakukan orasi didepan kantor DPRK tersebut.

Tak lama kemudian peserta aksi disambut Wakil Ketua 1 DPRK Aceh Rengah, beserta Ketua Komisi C untuk masuk keruang rapat gedung DPRK itu.

Dalam aksi tersebut, Sarjan Padly, Sekretaris Jenderal HIMA-ATE yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap I), menyampaikan sejumlah apresiasi terhadap upaya pemerintah dan berbagai pihak dalam proses pemulihan pasca bencana yang telah berlangsung.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah dalam penanganan pasca bencana, khususnya dalam penyediaan hunian sementara dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak,” ujar Sarjan Padly di sela-sela aksi, Senin (14/4/2026).

Selain menyampaikan apresiasi, aliansi mahasiswa dan masyarakat juga menegaskan sejumlah poin penting sebagai bentuk dorongan terhadap percepatan dan optimalisasi pemulihan, yaitu:

1. Mendesak percepatan hunian tetap (HUNTAP) serta peningkatan kualitas hunian sementara (HUNTARA) agar memenuhi standar kelayakan hidup bagi masyarakat terdampak.

2. Mendesak penyusunan roadmap penanganan pasca bencana yang jelas, terukur, serta dilengkapi target waktu dan indikator keberhasilan yang dapat dipantau publik.

3. Mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Regional sesuai dengan kesepakatan antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.

4. Mendesak Pemerintah Daerah untuk membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa dan pelajar yang menjadi korban bencana alam hidrometeorologi.

Sarjan Padly menegaskan bahwa poin-poin tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan keberlanjutan dalam setiap proses pemulihan.

Aksi yang melibatkan berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat ini berlangsung secara tertib dan damai, serta menjadi wadah penyampaian aspirasi secara terbuka kepada para pemangku kebijakan.

Aliansi berharap agar seluruh tuntutan dan rekomendasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius demi percepatan pemulihan yang merata di Aceh Tengah.

HIMA-ATE menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu strategis daerah serta memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved