Berita Aceh Tamiang
CRS Inisiasi Kolaborasi Relawan Pulihkan Pamsimas di Pematangdurian
Koordinator CRS, Fatwa Fadillah, mengatakan perbaikan dilakukan setelah adanya permintaan langsung dari warga agar akses air bersih segera dipulihkan.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG — Sistem penyediaan air bersih Pamsimas di Kampung Pematangdurian, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, kembali berfungsi setelah sempat lumpuh akibat banjir bandang.
Pemulihan ini dilakukan melalui kolaborasi relawan lintas lembaga dari berbagai daerah yang diinisiasi CRS.
Program Pamsimas yang dibangun pada 2010 tersebut mengalami kerusakan parah saat banjir bandang menerjang Aceh Tamiang pada 26 November 2025.
Akibatnya, jaringan pipa rusak, mesin air hanyut, dan distribusi air bersih ke seluruh dusun terhenti total.
Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Untuk sementara waktu, masyarakat terpaksa mencari sumber air alternatif dengan keterbatasan yang ada.
“Selama ini kebutuhan air bersih kami memang bersumber dari Pamsimas. Air disedot dari sungai, disimpan di bak penampung, lalu dialirkan ke rumah penduduk melalui pipa,” kata Datok Penghulu Kampung Pematangdurian, Abdul Rahman, Selasa (14/4/2026).
Koordinator CRS, Fatwa Fadillah, mengatakan perbaikan dilakukan setelah adanya permintaan langsung dari warga agar akses air bersih segera dipulihkan.
Menurutnya, tingkat kerusakan cukup berat karena sebagian besar instalasi tidak lagi dapat digunakan.
Tim relawan harus mengganti mesin air serta membangun kembali jaringan pipa yang rusak.
Baca juga: Banjir Bandang Aceh Tamiang Rusak 3.435,5 Hektare Tambak, Butuh Rp 500 Miliar untuk Pemulihan
Proses perbaikan melibatkan relawan lintas lembaga dengan peran berbeda di lapangan, mulai dari pekerjaan teknis hingga dukungan logistik.
Kolaborasi tersebut mempercepat pemulihan hingga sistem Pamsimas kembali berfungsi.
Saat ini, air bersih sudah kembali mengalir ke rumah-rumah warga di Pematangdurian.
Setelah berbulan-bulan mengalami kesulitan, kebutuhan dasar masyarakat kini kembali terpenuhi.
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, turut meninjau langsung proses perbaikan tersebut, termasuk empat pintu MCK yang dibangun oleh relawan di kampung itu.
| Banjir Bandang Aceh Tamiang Rusak 3.435,5 Hektare Tambak, Butuh Rp 500 Miliar untuk Pemulihan |
|
|---|
| Ratusan Keluarga Korban Banjir di Aceh Tamiang Terima Bantuan PKPA dan Mercy Relief |
|
|---|
| Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Sosial Tahap Kedua Rp 76 Miliar |
|
|---|
| Jatuh dari Sepeda Motor, Ibu dan Anak Meninggal Disambar Pikap |
|
|---|
| Kebakaran Sisa Kayu Banjir, Mesin Damkar Diseberangkan Pakai Perahu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Tamiang-Armia-Pahmi-ketika-meninjau-penyaluran-bantuan-di-Pematangdurian.jpg)