Abdya
Dandim Abdya Imbau Warga Tetap Tenang Sikapi Peringatan Cuaca Ekstrem dari BMKG
Dandim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, mengimbau masyarakat kabupaten setempat tetap tenang namun...
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Dandim Rana Mega Al-Amin mengimbau warga tetap tenang namun waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi melanda Aceh pada 11–20 April 2026.
- TNI bersama pemerintah daerah telah menyiapkan langkah mitigasi dan siaga di wilayah rawan seperti Blangpidie, Susoh, dan Lembah Sabil.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Dandim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya), Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, mengimbau masyarakat kabupaten setempat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan.
Dampaknya, hampir seluruh wilayah Aceh, termasuk Abdya berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11-20 April 2026.
Menyikapi peringatan tersebut, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat untuk tidak panik, namun tetap siaga menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Jangan panik, tetapi harus meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor,” ucap Rana.
Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Menurutnya, kesiapsiagaan sejak dini dapat meminimalisir risiko yang ditimbulkan akibat bencana.
"Wilayah yang menjadi perhatian utama dalam peringatan ini meliputi Kecamatan Blangpidie, Susoh, dan Lembah Sabil," kata Ratna.
Ketiga kecamatan tersebut, jelas Rana, memiliki potensi tinggi terhadap bencana banjir dan longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat dalam waktu lama.
Baca juga: Wabup Abdya Kunjungi Nurlaila, Janda Tiga Anak di Cot Mane, Pastikan Bangun Rumah Layak Huni
Ia mengatakan, pihak TNI, khususnya Kodim 0110/Abdya, telah bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.
Diantaranya pemantauan wilayah rawan, kesiapan personel, serta koordinasi dalam penanganan darurat apabila terjadi bencana.
“Kami bersama pemerintah daerah dan instansi terkait telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi. Personel kami juga siap kapan saja,” tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca secara berkala.
Menurutnya, informasi yang akurat sangat penting agar masyarakat dapat mengambil langkah tepat dalam menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.
“Kita harus saling bahu-membahu. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa menghadapi kondisi ini dengan lebih siap dan meminimalisir dampaknya,” pungkas Rana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Letkol-Rana-Mega-1612.jpg)