Rabu, 15 April 2026

Prakiraan Cuaca

Waspada! Hujan Petir Landa Aceh Singkil

Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro Makmur, Singkohor dan Kecamatan Kota Baharu.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI/Dede Rosadi
Hujan: Hujan mengguyur wilayah Aceh Singkil di kawasan Jalan Provinsi Ketapang Indah, Singkil Utara, Rabu (15/4/2026). 

 

Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro Makmur, Singkohor dan Kecamatan Kota Baharu.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hujan petir melanda sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (15/4/2026). 

Bahkan berdasarkan pantauan hujan sudah turun sejak subuh tadi. Sementara petir sejauh ini masih belum terdengar. 

Dikutip dari laman Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan petir berpotensi terjadi di Kecamatan Kuala Baru. 

Lalu Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro Makmur, Singkohor dan Kecamatan Kota Baharu.

Sementara Kecamatan Pulau Banyak dan Kecamatan Pulau Banyak Barat, diprediksi hujan ringan.

Saat hujan jangan berteduh di bawah pohon dan tiang listrik. Segera menghindar dari lokasi rawan longsor dan bagi yang tinggal di daerah langganan banjir agar meningkatkan kewaspadaan.

Suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil, 24  sampai 29 derajat Celcius (⁰C). 

Sedangkan kelembapan udara antara 75 persen sampai 96 persen. 

Sementara cuaca wilayah maritim atau perairan Aceh Singkil, hujan ringan. 

Suhu 26 ⁰C dan kelembaban relatif 86 persen. 

Angin berhembus dari Barat Laut dengan kecepatan 4 knot dan arus ke Barat Daya dengan kecepatan 0,74 knot.

Gelombang diprediksi 0,7 meter. Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori rendah.

Nelayan dan warga yang melaut hati-hati. Pastikan selalu membawa perlengkapan keselamatan. 

Antara lain pelambung dan membawa alat komunikasi untuk menghubungi keluarga bila terjadi hal darurat.

Kemudian membawa global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi. 

Mengingat mengandalkan tanda-tanda alam, kadang terkendala terbatasnya jarak pandang.(*)

Baca juga: Jadwal Kapal Cepat Sabang - Banda Aceh, Penyeberangan Tetap Jadi Andalan Warga dan Wisatawan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved