Berita Aceh Besar
Pengembangan Masyarakat Sehat, Pemkab Aceh Besar Siap Kendalikan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria
Pemkab Aceh Besar akan bekerja keras untuk menyukseskan berbagai program guna mendukung masyarakat sehat.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Subur Dani
Ringkasan Berita:
- Pemkab Aceh Besar menyatakan komitmen mendukung gerakan masyarakat sehat dengan fokus pada pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.
- Untuk itu, Wakil Bupati Syukri menegaskan pentingnya kerja lintas sektor berkesinambungan sesuai Perpres No. 67 Tahun 2021.
- Hal itu dikatakan, Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri saat rapat koordinasi bersama Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Aceh, Rabu (15/4/2026).
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan komitmennya dalam mendukung gerakan pengembangan masyarakat sehat dalam pengendalian penyakit AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (PP ATM).
Hal itu dikatakan, Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri saat rapat koordinasi bersama Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) Aceh, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Kemenag Aceh Besar-Densus 88 Cegah Radikalisme dan Terorisme
Ia mengatakan, Pemkab Aceh Besar akan bekerja keras untuk menyukseskan berbagai program guna mendukung masyarakat sehat.
Dikatakannya, saat ini di Aceh Besar juga sudah dilaksanakan Forum Kemitraan pengendalian PP ATM yang diharapkan untuk memaksimalkan kerja bersama untuk mencapai derajat masyarakat yang sehat dan berkualitas.
“Pencegahan dan pengendalian ATM memerlukan peran lintas sektor secara berkesinambungan,” kata Syukri.
Baca juga: Membangun Sistem Pengelolaan Sampah Sehat di Aceh, Kehadiran Negara dalam Krisis Sampah - Bagian III
Terlebih hal tersebut menjadi perhatian utama dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 Tentang Penanggulangan tuberkulosis.
Perpres ini menekankan pentingnya melibatkan berbagai sektor, termasuk sektor non kesehatan, dalam upaya penanggulangan penyakit ATM di Indonesia.
Ia juga mengatakan, bahwa Pemkab Aceh Besar telah mendapat penghargaan Adinkes Award 2025 atas peran dalam penanggulangan penyakit Aids, tuberkulosis dan malaria.
Baca juga: Fakultas Teknik Umuslim Dorong Mahasiswa Penerima KIP Menjadi Duta Kampus
Sementara itu, Program Koordinator Adinkes Aceh, dr Hj Media Yulizar MPH menjelaskan, pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan Pemkab Aceh Besar atas terlaksananya kegiatan yang digelar Adinkes di kabupaten tersebut.
Dijelaskannya, RSSH bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan dan memastikan sistem kesehatan yang lebih tangguh menghadapi krisis di masa depan.
Baca juga: Wajib Tahu! Mulai 1 Mei 2026, Tidak Semua Warga Banda Aceh Ditanggung JKA, Begini Cara Ceknya
Kegiatan tersebut kata Yulizar erta fokus pada kegiatan advokasi, pemantauan belajar, sumber pembiayaan ATM dari berbagai sektor diluar kesehatan, kontrak sosial, dana gampong, dan CSR.
“Dalam hal ini, Adinkes mendapatkan tugas pada area intervensi di 38 provinsi dan 248 kabupaten/kota di Indonesia,” terang Media.(*)
| Kemenag Aceh Besar-Densus 88 Cegah Radikalisme dan Terorisme |
|
|---|
| Kemenag Aceh Besar Gandeng Densus 88 Cegah Radikalisme dan Terorisme |
|
|---|
| Sapi Jatuh ke Sumur di Indrapuri, Dievakuasi Petugas BPBD Aceh Besar |
|
|---|
| Museum Indrapurwa Resmi Beroperasi, Jadi Pusat Edukasi dan Pelestarian Sejarah |
|
|---|
| Sosok Lima Nama yang Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Aceh Besar di Rapat Pleno Muscab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MASYARAKAT-SEHAT-20260415.jpg)