Berita Aceh Besar
Pemancing Terseret Arus di Pulo Aceh Belum Ditemukan, Korban Masih Dicari
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, hingga hari ketiga pencarian, korban saat ini belum
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Ahmat Talha Reza (21), warga Pulo Aceh, hilang setelah terseret arus laut saat memancing di Tebing Laut Alue Riyeung pada Sabtu (30/5/2026).
- Korban terjatuh akibat gelombang besar saat berusaha melepaskan mata pancing yang tersangkut, dan gagal diselamatkan meski rekan-rekannya telah melemparkan tali.
- Hingga hari ketiga pencarian, korban belum ditemukan dan BPBD mengingatkan warga agar waspada terhadap gelombang serta arus laut yang tidak normal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Ahmat Talha Reza (21) warga Gampong Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut saat sedang memancing di kawasan Tebing Laut Alue Riyeung, Sabtu (30/5/2026) lalu.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, hingga hari ketiga pencarian, korban saat ini belum juga ditemukan.
“Benar sampai saat ini proses pencarian masih terus dilakukan. Dan korban belum ditemukan,” kata Ridwan, Senin (1/6/2026),
Proses pencarian juga ikut dibantu oleh masyarakat sekitar. Diketahui kata Ridwan, berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 18.30 WIB korban bersama empat rekannya sedang memancing di tebing laut.
Saat itu mata pancing korban tersangkut sehingga korban berinisiatif turun ke laut untuk melepaskannya.
Namun, ketika berada di dekat laut, tiba-tiba datang gelombang besar. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari, tetapi terpeleset dan terjatuh.
Baca juga: VIDEO - Panik Saat Digerebek! Pasangan Non Mahram Disebut Sampai Tertukar Pakaian Saat Diamankan
Saat itu, teman korban sempat melemparkan tali pancing untuk membantu menyelamatkan korban. "Namun saat itu korban sudah terlihat lemas dan tidak mampu menggapai tali yang dilemparkan,” ujarnya.
Tak lama kemudian, korban hilang terseret derasnya arus laut. Setelah menerima informasi tersebut, Petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar langsung berkoordinasi dengan tim SAR terkait kejadian laka laut tersebut.
Sementara itu, warga sekitar bersama nelayan setempat telah melakukan upaya pencarian menggunakan boat thep-thep dan menyisir kawasan tebing laut di sekitar lokasi kejadian.
"Hingga laporan ini disampaikan, korban masih dalam pencarian dan belum ditemukan," ujarnya.
Ridwan Jamil juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, khususnya memancing di tebing laut, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi arus dan gelombang laut saat ini sedang tidak normal.
Menurutnya, ketinggian ombak di sejumlah wilayah perairan dapat melebihi batas normal sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga yang beraktivitas di laut. (*)
Baca juga: Suami Berutang kepada Istri yang Meninggal, Apakah Otomatis Lunas? Buya Yahya Beri Penjelasan
| Remaja Caleue Pidie Terseret Arus di Pantai Pulau Kapuk, Basarnas Gelar Operasi Pencarian |
|
|---|
| Remaja Asal Sigli Terseret Arus di Pantai Pulau Kapuk Lhoknga |
|
|---|
| SaPA Sembelih 20 Ekor Domba Kurban dari Elmulk Service, Paket Daging Disalurkan ke Guru Aceh Besar |
|
|---|
| Hutan Lindung Terbakar di Aceh Besar, 1 Hektare Padang Ilalang Ludes Dilalap Api, Pemadaman 21 Menit |
|
|---|
| Maknai Idul Adha 1447 H, Gampong Tanjong Aceh Besar Sembelih 12 Ekor Sapi dan 15 Kambing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pencarian-korban-01062026.jpg)