Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

FISIP USK Buka Prodi Hubungan Internasional, Mulai Terima Mahasiswa Baru, Siap Cetak Diplomat Aceh

Prodi HI USK akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari langkah strategis dalam menjawab kebutuhan global.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO
Dekan FISIP USK, Prof Mahdi Syahbandir mengatakan bahwa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala resmi membuka Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI). 

FISIP USK Buka Prodi Hubungan Internasional, Mulai Terima Mahasiswa Baru, Siap Cetak Diplomat Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala resmi membuka Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI).

Prodi HI ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari langkah strategis dalam menjawab kebutuhan global dan mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang diplomasi dan hubungan internasional.

Dekan FISIP Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Mahdi Syahbandir SH MHum menyampaikan bahwa pembukaan Prodi Hubungan Internasional merupakan tonggak penting dalam pengembangan institusi serta penguatan posisi FISIP USK di tingkat nasional maupun internasional.

“Pembukaan Prodi ini merupakan bagian dari visi besar FISIP USK untuk menjadi pusat unggulan dalam kajian sosial dan politik yang berorientasi global,” katanya dalam pernyataan, Kamis (16/4/2026).

“Kami berharap kehadiran Prodi Hubungan Internasional dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam pengembangan akademik maupun bagi pembangunan daerah dan peran Indonesia di kancah internasional,” sambung Prof Mahdi.

Dekan FISIP USK itu juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung proses pendirian prodi tersebut, termasuk Rektor Universitas Syiah Kuala, Mirza Tabrani, serta seluruh civitas akademika dan tim penyusun yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Syiah Kuala,  Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pendirian Prodi ini,” sebutnya.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh civitas akademika FISIP USK, tim dan panitia pendirian prodi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan dokumen dan mendukung proses hingga Prodi Hubungan Internasional ini dapat terwujud,” tambahnya.

Wakil Dekan I Bidang Akademik FISIP Universitas Syiah Kuala, Dr Effendi Hasan MA, menyampaikan bahwa pembukaan Prodi Hubungan Internasional merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan dinamika global saat ini.

“Prodi ini kami hadirkan untuk mempersiapkan generasi muda, khususnya dari Aceh, agar mampu bersaing di tingkat internasional serta memiliki kompetensi di bidang diplomasi, negosiasi, dan analisis isu global,” ujar Dr Effendi Hasan.

Prodi Hubungan Internasional FISIP USK dirancang dengan kurikulum yang adaptif dan berbasis kebutuhan global, mencakup kajian politik internasional, ekonomi global, diplomasi, serta isu-isu strategis seperti keamanan internasional dan perubahan iklim.

Sebagai bentuk jaminan mutu akademik, Prodi ini telah memperoleh status “Terakreditasi SEMENTARA” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 39/AK.03.02/2025, yang berlaku mulai tanggal 6 Maret 2025 hingga 6 Maret 2030.

Targetkan 80 Mahasiswa di Angkatan Pertama

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala menargetkan sekitar 80 mahasiswa pada angkatan pertama Prodi Hubungan Internasional

Target ini menjadi bagian dari strategi awal dalam membangun kualitas pembelajaran sekaligus memastikan rasio pengajaran tetap ideal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved