Berita Bireuen
Sudah Beberapa Tahun Rusak, Jembatan Gantung di Samalanga Akhirnya Dibangun Baru
"Hari ini kita melaksanakan briefing terkait pembangunan jembatan perintis di Desa Lhok Seumira. Selain di Samalanga, program serupa juga akan...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Jembatan gantung di Desa Lhok Seumira, Samalanga, Bireuen yang menghubungkan ke Desa Lueng Keubeu rusak parah sejak beberapa tahun terakhir, bahkan sempat ditutup karena lantainya lapuk dan patah.
- Pada Kamis (16/4/2026), Kodim 0111/Bireuen memulai pembangunan jembatan baru dengan prosesi peusijuek dan peletakan batu pertama.
- Jembatan sepanjang 100 meter ini menjadi akses utama warga dari sejumlah desa untuk mengangkut hasil bumi dan aktivitas ekonomi ke pasar kecamatan.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit jembatan gantung di Desa Lhok Seumira yang menghubungkan ke Desa Lueng Keubeu, Samalanga, Bireuen rusak parah sejak beberapa tahun terakhir.
Bahkan jembatan sempat ditutup karena lantainya rusak parah.
Kerusakan jembatan telah lama dilaporkan perangkat desa maupun camat setempat.
Akhirnya, harapan masyarakat memiliki jembatan gantung yang baru terwujud dengan dimulainya pembangunan, Kamis (16/4/2026).
Dibangun Kodim 0111/Bireuen, pembangunan jembatan diawali dengan prosesi peusijuek (menepung tawar red-) dan peletakan batu pertama.
Jembatan gantung di Desa Lhok Seumira, Samalanga, Bireuen menghubungkan Desa Lueng Keubeu dengan beberapa desa lainnya, sejak setahun terakhir sudah rusak parah.
Jembatan gantung tersebut tidak bisa dilewati lagi karena lantai dan leger jembatan yang dibangun pada tahun 1990 silam panjangnya 100 meter sudah lapuk, bolong, dan patah.
Jembatan tersebut berjarak sekitar 4 kilometer (Km) arah utara dari Dayah MUDI Mesra Samalanga, Bireuen, dan menjadi sarana utama bagi warga sejumlah desa lainnya mulai Desa Mideun Jok, Mideun Geudong, Gampong Meulum, dan Cot Meurak Baroh untuk mengangkut hasil bumi dan berbagai aktivitas lainnya ke pasar kecamatan atau tempat lainnya.
Dibangunnya jembatan tersebut diproyeksikan menjadi urat nadi transportasi utama bagi warga setempat yang selama puluhan tahun harus berjuang dengan akses yang terbatas.
Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc melalui Mayor Arh Ronald Samosir, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program percepatan pembangunan
infrastruktur di wilayah Kabupaten Bireuen.
"Hari ini kita melaksanakan briefing terkait pembangunan jembatan perintis di Desa Lhok Seumira. Selain di Samalanga, program serupa juga akan dilaksanakan di Kecamatan Peudada, dan Sabtu di Kecamatan Gandapura," ujar Mayor Ronald Samosir.
Baca juga: Jembatan sebagai Urat Nadi Pembangunan
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya pihak TNI telah merampungkan pembangunan di tiga titik jembatan
Aramco.
Kini, fokus utama dialihkan pada jembatan perintis guna memastikan konektivitas antar-desa berjalan lancar.
Terkait teknis pengerjaan, Mayor Ronald optimis proyek ini dapat diselesaikan dalam
waktu singkat.
| SMAN 2 Bireuen Laksanakan Program Pengembangan Bahasa Inggris, Arab, dan Mandarin |
|
|---|
| Mahasiswa Pertanian UNIKI Studi Lapangan ke Kebun Salak Sabang |
|
|---|
| Bupati Bireuen Tegaskan Bantuan Korban Banjir Harus Utuh tanpa Pemotongan |
|
|---|
| MTsN 1 Bireuen Madrasah Unggul, Begini Sejarah MTsN Model Gandapura Itu |
|
|---|
| Rencana Pembangunan Gudang BULOG di Batee Geulungku-Bireuen Disepakati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Peusijuk-dan-peletakan-batu-pertama-pembangunan-jembatan-gantung.jpg)