Berita Bireuen
Pengaspalan Jalan Keude Peusangan–Ulee Jalan Diminta Segera Dilanjutkan, Begini Kondisinya
Menurutnya, sejak dihentikan saat libur Lebaran hingga saat ini, belum ada perkembangan lanjutan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pembangunan atau pengaspalan jalan utama yang menghubungkan Desa Ulee Jalan hingga Keude Peusangan telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
- Namun, beberapa hari menjelang Lebaran Idul Fitri, pekerjaan tersebut dihentikan dan hal itu masih dapat dimaklumi.
- Hingga Kamis (16/4/2026), belum terlihat adanya tanda-tanda pengerjaan akan dilanjutkan. Kondisi ini menimbulkan keluhan dari para pengguna jalan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pembangunan atau pengaspalan jalan utama yang menghubungkan Desa Ulee Jalan hingga Keude Peusangan telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Namun, beberapa hari menjelang Lebaran Idul Fitri, pekerjaan tersebut dihentikan dan hal itu masih dapat dimaklumi.
Hingga Kamis (16/4/2026), belum terlihat adanya tanda-tanda pengerjaan akan dilanjutkan. Kondisi ini menimbulkan keluhan dari para pengguna jalan.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Peusangan Selatan, Faisal, kepada Serambinews.com mengatakan bahwa masih terdapat beberapa titik jalan yang belum diaspal dan membahayakan pengendara.
Menurutnya, sejak dihentikan saat libur Lebaran hingga saat ini, belum ada perkembangan lanjutan.
Sementara itu, masyarakat yang melintasi jalan tersebut terus mengeluhkan kondisi jalan. Saat musim kemarau, jalan dipenuhi debu, sedangkan saat musim hujan tergenang air.
Baca juga: Kondisi Jalan Alue Kuta Jangka Sulit Dilintasi Kendaraan, Ini Harapan Keuchik
Faisal juga menjelaskan, pada tanjakan menuju arah Peusangan di kawasan Desa Blang Cut Peusangan, terdapat dua titik sepanjang sekitar 30 meter yang sangat membahayakan.
Di lokasi tersebut, badan jalan sudah dibongkar dan menyisakan tanjakan yang cukup curam. Pengendara yang kurang berhati-hati berisiko terpental saat melintas.
Bahkan, di dua titik tersebut kerap terjadi kecelakaan ringan. Selain itu, terdapat beberapa titik lain yang rawan kecelakaan serta membutuhkan perbaikan saluran air.
Setelah turunan menuju Keude Peusangan, tepatnya di kawasan Desa Lueng Baro dan Lueng Kuli, badan jalan yang sebelumnya telah digaruk menggunakan alat berat juga belum dilanjutkan pengerjaannya.
“Kami berharap pengerjaan pembangunan jalan ini segera dilanjutkan agar aktivitas masyarakat kembali lancar,” ujar Faisal.
| Kondisi Jalan Alue Kuta Jangka Sulit Dilintasi Kendaraan, Ini Harapan Keuchik |
|
|---|
| Sudah Beberapa Tahun Rusak, Jembatan Gantung di Samalanga Akhirnya Dibangun Baru |
|
|---|
| Ratusan Hektare Sawah Rusak Terdampak Banjir di Bireuen Mulai Dibersihkan |
|
|---|
| Kemenag Bireuen Gandeng Polisi, Bekali Kepala Madrasah Pemahaman Hukum Terkait Pengelolaan Dana BOS |
|
|---|
| Seluruh Keuchik di Jeunieb Bireuen Ikut Penyuluhan Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jalan-Ulee-Jalan-Peusangan-di-kawasan-Desa-Blang-Cut-Peusangan-Bireuen.jpg)