Minggu, 19 April 2026

Berita Banda Aceh

Lampaui UI dan UGM, UIN Ar-Raniry Banda Aceh Peringkat Pertama Bidang Riset Versi SIR 2026

Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Ar-Raniry melampaui Universitas Indonesia (UI) yang berada di peringkat dua nasional serta global 956 dan Univers

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Rianza Alfandi
UIN AR RANIRY – UIN Ar-Raniry Banda Aceh menempati peringkat pertama nasional versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026 untuk bidang riset. Capaian ini melampaui kampus UI dan UGM, Sabtu (18/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • UIN Ar-Raniry menempati posisi pertama nasional, mengungguli UI dan UGM dalam pemeringkatan Scimago Institutions Rankings 2026.
  • Secara global, UIN Ar-Raniry berada di peringkat 818 dunia dan masuk kategori kuartil pertama (Q1).
  • Prestasi lain diraih di bidang keagamaan, hukum, antropologi, pendidikan, dan filsafat yang ditopang publikasi jurnal ilmiah bereputasi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menempati peringkat pertama nasional dalam Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026 untuk bidang riset.

Secara global, kampus ini berada di posisi ke-818.

Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Ar-Raniry melampaui Universitas Indonesia (UI) yang berada di peringkat dua nasional serta global 956 dan Universitas Gadjah Mada (UGM) di posisi tiga nasional dan 1.372 dunia.

Pemeringkatan SIR mengacu pada tiga indikator utama, yakni kinerja riset, inovasi, serta dampak sosial berbasis visibilitas web. 

UIN Ar-Raniry juga tercatat masuk dalam kuartil pertama (Q1), kategori tertinggi dalam penilaian tersebut.

Sejumlah perguruan tinggi lain yang masuk 10 besar nasional antara lain Institut Pertanian Bogor (peringkat global 1.514), Universitas Negeri Padang (1.870), Universitas Airlangga (2.019), serta Universitas Syiah Kuala (2.096).

Baca juga: UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026-2030

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan capaian tersebut merupakan hasil penguatan riset dan publikasi ilmiah yang dilakukan secara konsisten.

“Capaian ini mencerminkan arah pengembangan kampus berbasis riset yang mulai menunjukkan hasil terukur,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Pemeringkatan Scimago mengacu pada publikasi ilmiah yang terindeks Scopus, termasuk kualitas sitasi dan dampak ilmiah. 

Secara umum, kata Prof Mujib, hasil ini menunjukkan meningkatnya daya saing perguruan tinggi di Indonesia, termasuk dari kawasan luar Pulau Jawa, dalam peta riset global.

Dalam SIR 2026, capaian Kampus "Jantong Hate" rakyat Aceh ini juga terlihat di sejumlah bidang. 

Untuk kategori penguatan riset berbasis keagamaan, UIN Ar-Raniry berada di peringkat ke-14 dunia.

Baca juga: Larangan Konvoi Kelulusan SMA Dinilai Tepat, Dosen UIN Ar-Raniry Dorong Budaya Perayaan Lebih Islami

Di bidang hukum, fakultas hukumnya menempati peringkat ke-131 dunia, tertinggi di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Di bidang antropologi, UIN Ar-Raniry menempati peringkat pertama di Indonesia dan posisi ke-13 di Asia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved