Selasa, 21 April 2026

Harga BBM

Harga Bahan Pokok di Aceh Timur Tetap Stabil, Meski BBM Non-Subsidi dan Plastik Naik

"Semua bahan di tempat kami stabil, karena produsen belum menaikkan harga angkut," paparnya.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Maulidi Alfata
Pasar tradisional Peureulak, para pedagang dan pembeli sibuk bernegosiasi harga bahan pokok, pada Senin (20/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Harga bahan pokok di Kabupaten Aceh Timur masih stabil meski terjadi kenaikan BBM non-subsidi dan plastik.
  • Pantauan di pasar Idi Rayeuk menunjukkan harga kebutuhan sehari-hari relatif tidak bergerak.
  • Pedagang Nauval menjelaskan kenaikan BBM non-subsidi belum berdampak karena biaya distribusi dari Sumatera Utara tidak naik.
  • Kondisi ini menunjukkan bahwa kenaikan BBM non-subsidi belum berdampak signifikan terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat.

Laporan Maulidi Alfata |  Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Stabilitas harga bahan pokok masih terjaga di Kabupaten Aceh Timur, meskipun terjadi kenaikan harga BBM non-subsidi dan  plastik belakangan ini.

Kondisi tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat hingga Senin (20/4/2026).

Pantauan harga di pasar Idi Rayeuk menunjukkan harga komoditas kebutuhan sehari-hari relatif tidak bergerak.

Salah satu pedagang bahan pokok pasar Idi Rayeuk, Nauval, membenarkan kondisi tersebut.

"Semua bahan di tempat kami stabil, karena produsen belum menaikkan harga angkut," paparnya.

Lebih lanjut Nuaval mengungkap bahwa kenaikan BBM Non subsidi yang terjadi belum berdampak pada biaya distribusi barang dari daerah pemasok utama yakni Sumatera Utara.

"Ya benar memang harga BBM Non subsidi naik, tetapi itu tidak berpengaruh pada harga barang, pihak pengiriman juga belum menaikkan tarif angkut saat sampai ke mari, " paparnya.

Nauval menambahkan  salah satu barang yang naik hanya plastik.

Namun demikian, kenaikan tersebut belum ikut mendorong harga bahan pokok lain untuk ikut naik.

Ia menjelaskan bahwa harga plastik HD dan PE harga awal Rp 30.000 per kilo, kini nail menjadi Rp 50.000 per kilo. 

Kantong juga begitu harga Rp 12.000 naik menajdi Rp 18.000.

Baca juga: BERITA POPULER- 3 Kriteria Menteri yang Kena Reshuffle, Harga BBM 18 April, Putra Aceh Jadi Kajatisu

Harga bahan pokok di Aceh Timur:

Untuk komoditas beras, Cap Sinar Jaya dijual seharga Rp 14.200 per kilogram, sementara Cap Walet berada di harga Rp 15.000 per kilogram. 

Beras premium jenis Cap Pak Tani dan Cap Kawan Setia masing-masing dijual di angka Rp 15.700 per kilogram. 

Adapun Beras SPHP tersedia di harga Rp 13.100 per kilogram. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved