Selasa, 21 April 2026

Medsos

LSM Gadjah Puteh Ingatkan Pejabat Publik di Langsa dan Aceh Bijak Bermedsos

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Gadjah Puteh mengingatkan para pejabat publik, khususnya di Kota Langsa dan Aceh secara umum

|
Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HO
Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly, kepada Serambinews.com, Selasa (21/4/2026), menegaskan bahwa perilaku pejabat di ruang publik, termasuk di media sosial, merupakan cerminan integritas dan kualitas kepemimpinan. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Gadjah Puteh mengingatkan para pejabat publik, khususnya di Kota Langsa dan Aceh secara umum, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial (medsos), serta menjaga wibawa, marwah jabatan, dan citra pemerintah daerah di mata masyarakat.

Direktur Eksekutif Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly, kepada Serambinews.com, Selasa (21/4/2026), menegaskan bahwa perilaku pejabat di ruang publik, termasuk di media sosial, merupakan cerminan integritas dan kualitas kepemimpinan.

Menurutnya, sikap gemar melakukan “flexing” atau memamerkan harta, pangkat, dan gaya hidup tidak memberikan manfaat, bahkan berpotensi melukai perasaan masyarakat.

Baca juga: WH Aceh Temui Haji Uma, Bahas Pembentukan Lembaga Khusus Awasi Pelanggaran Syariat di Medsos

“Pejabat publik seharusnya menjadi penyejuk dan pemberi harapan positif bagi rakyat, bukan justru mempertontonkan hal-hal yang dapat menimbulkan kesenjangan sosial dan kecemburuan,” ujar pria yang akrab disapa Waled ini.

Ia juga menyoroti kondisi masyarakat Aceh, termasuk Kota Langsa, yang saat ini masih dalam masa pemulihan pascabencana banjir. Banyak warga yang masih berjuang menata kembali kehidupan akibat dampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Dalam situasi demikian, pejabat dituntut memiliki empati tinggi serta kepekaan sosial, bukan justru menampilkan gaya hidup yang terkesan berlebihan dan jauh dari realitas masyarakat.

“Jangan sampai perilaku yang dinilai tidak beretika ini menjadi momok di tengah masyarakat. Hal tersebut bisa memicu kemarahan dan kekecewaan publik, karena pejabat sejatinya digaji oleh rakyat, namun terkesan kehilangan empati,” tegasnya.

Sayed menekankan pentingnya menjaga etika komunikasi publik dan membangun kepercayaan masyarakat melalui sikap sederhana, responsif, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.

LSM Gadjah Puteh mengajak seluruh pejabat untuk kembali pada esensi pengabdian, melayani masyarakat dengan hati, menjaga kehormatan jabatan, serta menjadi teladan dalam setiap tindakan, baik di dunia nyata maupun ruang digital. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved