Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Barat

Tekan Penggunaan BBM, PT Mifa Operasikan Kendaraan Listrik untuk Angkutan Batu Bara

Proyek ini digadang-gadang menjadi pionir pengembangan ekosistem kendaraan listrik di sektor industri pertambangan di Aceh.

|
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Dok. Mifa
FOTO BERSAMA - Jajaran PT Mifa Bersaudara, PT AMM, dan PT PLN UP3 Meulaboh berfoto bersama usai kegiatan penandatanganan MoU, Aceh Barat, Kamis, 16 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • PT Mifa Bersaudara melalui mitra kerjanya PT Antareja Mahada Makmur (AMM), mulai melakukan transformasi operasional dengan menghadirkan kendaraan listrik untuk kegiatan pengangkutan batu bara di wilayah operasionalnya.
  • Langkah ini ditandai dengan dimulainya pembangunan jaringan listrik berkapasitas 5,19 MVA yang akan mendukung operasional kendaraan listrik tersebut.
  • Proyek ini digadang-gadang menjadi pionir pengembangan ekosistem kendaraan listrik di sektor industri pertambangan di Aceh. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOHPT Mifa Bersaudara melalui mitra kerjanya PT Antareja Mahada Makmur (AMM), mulai melakukan transformasi operasional dengan menghadirkan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk kegiatan pengangkutan batu bara di wilayah operasionalnya.

Langkah ini ditandai dengan dimulainya pembangunan jaringan listrik berkapasitas 5,19 MVA yang akan mendukung operasional kendaraan listrik tersebut.

Proyek ini digadang-gadang menjadi pionir pengembangan ekosistem kendaraan listrik di sektor industri pertambangan di Aceh.

Wakil Kepala Teknik Tambang PT Mifa Bersaudara, Abdul Haris, mengatakan pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut ditargetkan rampung sesuai jadwal agar operasional EV dapat segera berjalan optimal.

“Pembangunan jaringan listrik ini kami harapkan selesai tepat waktu. Ini merupakan bagian dari upaya menuju pertambangan yang lebih ramah lingkungan, sekaligus merespons kenaikan harga minyak dunia,” ujar Abdul Haris, Selasa (21/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kick Off Proyek Electric Vehicle di area operasional perusahaan, yang turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama kelistrikan antara PT Mifa Bersaudara dan PLN.

Baca juga: MIFA Jalin Kerjasama dengan IPE Dorong Pendapatan Daerah dan Pertumbuhan Industri Batubara di Aceh

Sementara itu, Project Manager PT AMM, Marbawi, mengungkapkan bahwa unit kendaraan listrik direncanakan mulai beroperasi pada Juli 2026.

Penggunaan EV ini akan dilakukan secara bertahap dengan peluang penambahan unit di masa mendatang.

“Dari sisi performa, kendaraan listrik ini tidak kalah kuat dibandingkan kendaraan berbahan bakar solar. Selain itu, lebih efisien dan sudah menggunakan sistem fast charging,” jelasnya.

Meski demikian, Marbawi menegaskan bahwa penggunaan bahan bakar minyak (BBM) belum dapat dihilangkan sepenuhnya, namun dapat ditekan secara signifikan melalui pemanfaatan kendaraan listrik.

Di sisi lain, Manager PLN UP3 Meulaboh, Achmad Ariansyah, menyambut baik langkah elektrifikasi yang dilakukan PT Mifa Bersaudara.

Menurutnya, inisiatif ini sangat relevan di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak pada fluktuasi harga energi.

“Kondisi geopolitik dunia saat ini turut mempengaruhi sektor energi. Karena itu, upaya efisiensi, termasuk pengurangan penggunaan BBM, juga terus kami dorong, baik di internal PLN maupun melalui kolaborasi dengan mitra industri,” ujarnya.

Penggunaan kendaraan listrik di sektor pertambangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi serta penerapan praktik industri yang lebih berkelanjutan di Aceh Barat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved