Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Kodim Buka Isolasi Empat Kampung di Sekerak Aceh Tamiang

Empat kampung di Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang yang selama ini terisolasi akhirnya mulai terbuka.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Rahmad Wiguna
TMMD ke 128 - Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi menyematkan pita kepada petugas ebagai tanda dimulainya TMMD ke 128, Rabu (22/4/2026). Sasaran program ini membuka akses empat desa yang selama ini terisolasi 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Empat kampung di Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang yang selama ini terisolasi akhirnya mulai terbuka.

Empat kampung yakni Sulum, Pematangdurian, Balingkarang, dan Sukamakmur kini memiliki akses darat setelah Kodim 0117/Atam memfokuskan program TMMD ke 128 di daerah ini .

Sebelumnya, warga di empat kampung tersebut bergantung pada transportasi air berupa getek tradisional. Kondisi itu memperlambat mobilitas, terutama saat keadaan darurat.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengatakan pembukaan jalan darat ini merupakan langkah mendesak untuk mengatasi keterisolasian wilayah, terutama setelah bencana banjir bandang memutus jembatan gantung yang menjadi akses utama warga.

“Selama ini akses dari Balingkarang ke Sulum tertutup, meski dasar jalan sudah ada. 

Saya meminta Dandim melalui program TMMD untuk membuka jalan ini agar masyarakat bisa menggunakan jalur darat menuju Kualasimpang maupun Karangbaru,” kata Armia Pahmi saat pembukaan TMMD di halaman SMP Negeri 7 Karangbaru, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Forkopimda Aceh Tamiang Konvoi Trail Tinjau Lokasi TMMD ke-128

Ia menegaskan, pembukaan akses ini bukan hanya pembangunan jalan, tetapi langkah untuk mengakhiri keterisolasian yang selama ini menghambat aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar masyarakat.

“Dengan terbukanya jalan ini, keterisolasian kampung dapat kita atasi. Apalagi pascabanjir, akses lama sudah tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Syubhi Fitra Jaya, menyebutkan pengerjaan dilakukan melalui program TMMD ke-128 dengan melibatkan ratusan personel lintas sektor.

“Kami mengerahkan satu satuan setingkat kompi (SSK), ditambah tim pendukung dan penyuluh dari berbagai dinas, termasuk BNN. 

Total sekitar 300 orang terlibat. Alat berat yang digunakan terdiri dari dua ekskavator, satu buldoser, dan satu compactor, semuanya sudah bekerja di lokasi,” kata Syubhi.

Baca juga: Calon Jemaah Haji Aceh Utara Tahun Ini Termuda Masih Remaja, Tertua Berumur 90 Tahun

Ia menegaskan, pembukaan jalan sepanjang 12 kilometer dari Sukamakmur ke Balingkarang menjadi prioritas karena kondisi darurat yang dihadapi warga.

“Pada saat bencana kemarin, desa-desa ini terisolir. Warga kesulitan evakuasi medis dan distribusi logistik. Itu sebabnya jalur ini kami buka. Sekarang sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat,” ujarnya.

Layanan sosial bagi masyarakat

Di lokasi pembukaan akses, kegiatan TMMD juga diikuti layanan sosial bagi warga. 

Pengobatan gratis, sosialisasi pencegahan stunting, serta pasar murah digelar untuk menjangkau kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini terbatas akibat isolasi wilayah.

Baca juga: Rektor IAIN Langsa Lantik 11 Pejabat Kampus, Berikut Nama-namanya

Siti Ainun, warga Sukamakmur, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar bersamaan dengan kegiatan tersebut.

“Senang ada pasar murah, bisa belanja dengan harga terjangkau. Ini sangat membantu meringankan beban,” katanya.

Pembukaan akses ini menandai berakhirnya isolasi yang selama bertahun-tahun membatasi empat desa tersebut. 

Jalur darat yang kini terbuka diharapkan mempercepat pemulihan wilayah serta mempermudah distribusi bantuan dan aktivitas ekonomi masyarakat. (mad)

Baca juga: Wagub Fadhlullah Dampingi Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak di Aceh Tamiang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved