Jumat, 24 April 2026

Berita Sabang

575 KK di Kuta Ateuh Sabang Terima Subsidi Listrik, Total Rp155 Juta

Pemerintah Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang mulai mencairkan subsidi listrik untuk ratusan warga.

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
SUBSIDI LISTRIK - Aparatur Gampong Kuta Ateuh bersama warga penerima manfaat berfoto usai penyaluran bantuan subsidi listrik di Kantor Keuchik. Program ini menyasar pelanggan listrik 2 ampere dan 4 ampere untuk periode Januari–Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Gampong Kuta Ateuh, Sabang mencairkan subsidi listrik Rp155.471.496 bagi 575 keluarga penerima manfaat untuk periode Januari–Maret 2026.
  • Bantuan menyasar pelanggan rumah tangga berdaya 450 VA hingga 900 VA, terdiri dari 60 penerima daya 2 ampere dan 515 penerima daya 4 ampere.
  • Keuchik Zulfan Bahri menyebut bantuan telah diverifikasi agar tepat sasaran dan diharapkan meringankan beban warga berpenghasilan rendah.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Pemerintah Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang mulai mencairkan subsidi listrik untuk ratusan warga.

Total dana yang digelontorkan mencapai Rp155.471.496, menyasar 575 keluarga penerima manfaat (KPM).

Bantuan ini diperuntukkan bagi pelanggan listrik rumah tangga berdaya 450 VA hingga 900 VA.

Rinciannya, 60 KPM pengguna daya 2 ampere dan 515 KPM pengguna daya 4 ampere, dengan cakupan bantuan untuk periode Januari hingga Maret 2026.

Keuchik Kuta Ateuh, Zulfan Bahri, mengatakan program ini difokuskan untuk menjaga akses listrik warga tetap terjangkau di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

“Penerima sudah melalui proses verifikasi. Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: Jumat 24 April 2026, Berikut Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Sabang

Penyaluran dilakukan terpusat di Balai Kantor Keuchik dengan sejumlah persyaratan, seperti membawa kartu penerima bantuan dan bukti pembayaran listrik selama tiga bulan terakhir.

Warga tampak tertib mengikuti proses pencairan. Pemerintah gampong juga menekankan pentingnya kelengkapan administrasi guna menghindari kendala saat penyaluran.

Dengan adanya subsidi ini, pemerintah gampong berharap beban pengeluaran masyarakat, khususnya untuk kebutuhan listrik, dapat ditekan sekaligus menjaga stabilitas kebutuhan dasar warga.

Proses pencairan berlangsung tertib, dengan warga mengikuti alur yang telah ditentukan. Pemerintah gampong menegaskan, ketepatan data menjadi kunci agar bantuan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

Subsidi ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan listrik tetap terpenuhi, terutama bagi kelompok rumah tangga berpenghasilan rendah. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved