Berita Aceh Barat Daya
Pemerintah Abdya Bakar Lemang 15 Ribu Batang di HUT Ke-24 Bumoe Breuh Sigupai
Pemerintah Abdya bersama unsur Forkopimda, BUMN, BUMD, serta masyarakat secara massal membakar lemang sebanyak 15 batang
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Pemkab Aceh Barat Daya membakar 15 ribu batang lemang dalam event Meuseuraya Toet Lemang di bantaran Krueng Beukah untuk HUT ke-24 Abdya.Acara yang menargetkan rekor MURI ini juga menyediakan 34 ribu bungkus tape serta melibatkan ratusan UMKM.Kegiatan dinilai mendorong ekonomi lokal karena membutuhkan bahan baku besar dan menciptakan perputaran uang di masyarakat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) bersama unsur Forkopimda, BUMN, BUMD, serta masyarakat secara massal membakar lemang sebanyak 15 batang dalam kegiatan bertajuk Meuseuraya Toet Lemang.
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Abdya itu dilaksanakan di bantaran sungai Krueng Beukah Gampong Lhung Asan - Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie, Sabtu (25/4/2026).
Amatan di Serambinews.com, sejak pagi suasana di lokasi kegiatan tampak semarak. 15 ribu batang lemang terlihat berjejer rapi di sepanjang jalan menuju Kantor Dinas Pendidikan Abdya.
Asap pembakaran mengepul, sementara warga dari berbagai penjuru memadati area untuk menyaksikan langsung proses memasak makanan tradisional tersebut.
Ratusan pelaku UMKM juga terlihat menjajakan aneka makanan dan minuman di lokasi kegiatan Meuseuraya Toet Lemang di Bantaran Sungai Krueng Beukah tersebut.
Baca juga: Bupati Safaruddin Buka Pentas Seni dan Budaya HUT Ke-24 Abdya
Selain lemang, panitia juga menyiapkan tape sebanyak 34 ribu bungkus sebagai makanan pelengkap.
Ketua Panitia HUT ke-24 Abdya, Jufri Yusuf, menyebutkan jumlah lemang yang dibakar mencapai 15 ribu batang.
“Lemang yang di bakar hari ini 15 ribu batang. Pemerintah Abdya ingin cetak rekor muri,” kata Jufri Yusuf.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi daerah.
Selain lemang, panitia juga menyediakan tape dalam jumlah besar sebagai sajian pelengkap.
“Makan lemang tanpa tape itu tidak lengkap. Karena ini sudah menjadi tradisi kita di Aceh, khususnya Abdya,” ucap Jufri.
Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal
Menurut dia, penyediaan lemang dan tape dalam skala besar juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Kebutuhan bahan baku meningkat signifikan, mulai dari beras ketan, bambu, kelapa, hingga daun pisang.
Baca juga: Bupati Safaruddin: Abdya Peringkat Tujuh Daerah Paling Maju Tingkat Provinsi Aceh
| Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahaya Karhutla, Pelaku Bisa di Denda dan di Pidana |
|
|---|
| Tara Farihal Pimpin Kohati Cabang Blangpidie Kabupaten Abdya |
|
|---|
| Rahmat Maulana Terpilih Sebagai Ketua Formatur HMI Cabang Blangpidie Periode 2026-2027 |
|
|---|
| Dukung Meuseraya Toet Lemang, Polres Abdya Siagakan Personel |
|
|---|
| YARA Minta Anggota DPRK Abdya Sisihkan Pokir Bangun Rumah Duafa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pemerintah-Abdya-Bakar-Lemang-15-Ribu-Batang-di-HUT-Ke-24-Bumoe-Breuh-Sigupai.jpg)