Minggu, 26 April 2026

Berita Abdya

Meuseraya Toet Lemang Bawa Pemerintah Abdya Cetak Dua Rekor MURI

"Izinkan saya menyampaikan bahwa rekor ini akan menjadi pencapaian besar, namun bukanlah tujuan akhir. Rekor ini adalah pintu masuk.

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Masrian Mizani
HUT KE-24 ABDYA - Kegiatan Meuseraya Toet Lemang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), yang dilaksanakan di banataran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Asan - Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie, Sabtu (25/4/2026). 

"Proses ini mengajarkan kita bahwa hasil yang baik tidak pernah lahir dari proses yang instan. Ia membutuhkan waktu, kesungguhan, dan kerja sama," ucapnya.

"Begitu pula dengan pembangunan daerah. Kabupaten Abdya ini tidak dibangun dalam satu malam. Ia tumbuh melalui proses panjang, melalui kerja keras, pengorbanan, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat," tambah Safaruddin.

Pada kegiatan ini, sebutnya, pemerintah membakar 15 ribu batang lemang di tambah Tape 34 bungkus.

Tentu ini sebuah angka yang tidak mungkin tercapai jika semua pihak berjalan sendiri-sendiri. 

"Tapi ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Abdya memiliki semangat gotong royong yang luar biasa. Dari pemerintah, masyarakat, pemuda, hingga pelaku usaha, semuanya bersatu dalam satu tujuan, yaitu memeriahkan hari jadi daerah ini dengan penuh kebanggaan," ujarnya.

Selain Lemang, kata Safaruddin, tape juga bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian dari identitas kuliner Abdya—Lemang dan tape adalah pasangan yang tidak terpisahkan, sebagaimana kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Abdya.

Inisiatif Pemerintah Kabupaten Abdya menjadikan Meuseuraya Toet Lemang sebagai bagian dari perayaan HUT ke-24, kata Safaruddin, merupakan langkah strategis untuk memperkuat ikatan sosial dan identitas daerah. 

Keterlibatan lintas sektoral, mulai dari pemerintahan gampong hingga instansi vertikal dan BUMN, ucapnya, menunjukkan bahwa tradisi ini telah menjadi milik bersama yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam harmoni di bantaran sungai Krueng Beukah, Blangpidie.

"Mari kita jadikan kebanggaan ini sebagai motivasi bersama. Bahwa Abdya memiliki daya tarik, memiliki potensi, dan memiliki masa depan yang cerah jika kita kelola dengan baik," pungkas Safaruddin. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved