Sabtu, 25 April 2026

Dunia Kampus

Prodi Ekonomi Pembangunan USK Gelar Seminar Bersama Thaksin dan Rajabhat University, Thailand

Seminar internasional bertema penguatan kerja sama pendidikan Indonesia–Thailand sukses digelar secara daring melalui Zoom, Jumat (24/4/2026).

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HO
 Prodi Ekonomi Pembangunan USK menggelar seminar bersama Thaksin dan Rajabhat University, Thailand bertema penguatan kerja sama pendidikan Indonesia–Thailand, Jumat (24/4/2026).  

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Prodi Ekonomi Pembangunan USK menggelar seminar bersama Thaksin dan Rajabhat University, Thailand bertema penguatan kerja sama pendidikan Indonesia–Thailand, Jumat (24/4/2026). 

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom ini merupakan inisiatif Thaksin University dan diikuti dosen serta mahasiswa dari Rajabhat University serta Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala.

Seminar tersebut menjadi wadah strategis memperkuat kolaborasi lintas negara guna meningkatkan kualitas akademik dan daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

Fokus utama diskusi mengarah pada pengembangan kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

Pemateri dari Thaksin University, Dr. Thanawit Bunsit, menyampaikan pihaknya bersama jaringan Rajabhat University terbuka terhadap kerja sama internasional. Ia menyebut kolaborasi dengan Prodi Ekonomi Pembangunan sejak 2019 telah melahirkan sejumlah program internasional yang memberi manfaat timbal balik.

Sementara itu Koordinator Prodi Ekonomi Pembangunan, Dr. Chenny Seftarita, SE., M.Si yang menjadi pemateri dari USK mengatakan kerja sama tersebut mencakup tujuh program utama, yaitu:  visiting scholar, sit-in class, collaboration research, studentpreneur talk,  community services, student mobility, dan staff and lecturer exchange. Program-program ini dinilai berdampak positif terhadap peningkatan kualitas akademik dan eksposur internasional.

Menurutnya, capaian penting dari kolaborasi ini adalah lahirnya publikasi ilmiah internasional serta penguatan reputasi Universitas Syiah Kuala di tingkat global. Hal itu turut mendukung perolehan akreditasi “Unggul” bagi Prodi Ekonomi Pembangunan.

Dalam forum tersebut juga mengemuka rencana perluasan jejaring dengan Rajabhat University. Upaya ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kemitraan global di tengah tantangan geopolitik dan keterbatasan anggaran kegiatan internasional.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi digital dinilai mampu menjaga keberlanjutan kolaborasi akademik. Seminar daring menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghambat upaya internasionalisasi perguruan tinggi.

Chenny menegaskan pihaknya berkomitmen membuka peluang kerja sama seluas-luasnya dengan perguruan tinggi luar negeri. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi katalis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia agar mampu bersaing di kancah global.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved