Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Ini Alasan Mantan Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Gabung ke PKB

Keputusan itu disampaikan Hamdan Sati dalam pertemuan Konsolidasi PKB Aceh Tamiang dengan Ketua DPW PKB Aceh, H Ruslan Daud (HRD), di The Best Coffe

Penulis: Jamaluddin | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
FOTO BERSAMA - Bupati Aceh Tamiang periode 2012-2017, Hamdan Sati, foto bersama Ketua DPW PKB Aceh, H Ruslan Daud (HRD), usai resmi bergabung dengan partai tersebut dalam pertemuan Konsolidasi PKB Aceh Tamiang di The Best Coffee, Aceh Tamiang, pada Jumat (24/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Tamiang periode 2012-2017, Hamdan Sati, bergabung dengan PKB dalam konsolidasi partai bersama Ketua DPW PKB Aceh Ruslan Daud di Aceh Tamiang.
  • Hamdan menyebut keputusan bergabung diambil setelah komunikasi intensif dengan Ruslan Daud dan menilai PKB memiliki visi politik inklusif serta fokus membangun Aceh.
  • Bergabungnya Hamdan dinilai memperkuat struktur dan basis elektoral PKB di Aceh Tamiang, sekaligus menambah kekuatan politik partai menjelang agenda besar mendatang.

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bupati Aceh Tamiang periode 2012-2017, Hamdan Sati, resmi bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Keputusan itu disampaikan Hamdan Sati dalam pertemuan Konsolidasi PKB Aceh Tamiang dengan Ketua DPW PKB Aceh, H Ruslan Daud (HRD), di The Best Coffee, Aceh Tamiang, Jumat (24/4/2026).

Dalam konsolidasi partai tersebut, Hamdan Sati hadir bersama sejumlah tokoh masyarakat, kader, dan simpatisan.

Hamdan mengaku siap memperkuat barisan PKB, baik di Aceh Tamiang maupun tingkat Aceh.

Hamdan Sati mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung ke PKB bukanlah langkah yang diambil secara tiba-tiba.

Ia mengaku sudah melakukan komunikasi intensif, termasuk dua kali pertemuan dengan HRD.

Baca juga: Sekwil DPW PKB Aceh Ingatkan Kader PKB Jadi Jembatan Politik dan Aspirasi bagi Semua Kalangan

Dari pertemuan tersebut, Hamdan mengaku mendapatkan kesan mendalam terhadap kepemimpinan dan visi besar yang diusung PKB.

“Saya melihat keseriusan dan ketulusan dalam membangun Aceh melalui PKB.

Sosok Haji Ruslan M Daud memperlihatkan kepemimpinan yang kuat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.

Ini yang membuat saya tertarik untuk ikut bergabung dan berkontribusi,” ujar Hamdan Sati.

Ia menambahkan, PKB saat ini memiliki arah politik yang jelas dan mengusung politik kehadiran, dengan pendekatan yang merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh agama, pemuda, petani, nelayan, hingga kalangan profesional.

Menurut Hamdan, hal ini sejalan dengan kebutuhan Aceh ke depan yang membutuhkan kekuatan politik yang solid, inklusif, dan berakar pada aspirasi rakyat.

Baca juga: Muscab PKB Gayo Lues 2026, Momentum Perkuat Soliditas dan Panaskan Mesin Politik

Kawan Lama Bertemu Kembali di Panggung Politik

Menariknya, hubungan antara Hamdan Sati dan HRD bukanlah hubungan baru. Keduanya merupakan kawan lama yang pernah sama-sama menjabat sebagai kepala daerah pada periode yang sama yakni 2012-2017.

Kesamaan perjalanan kepemimpinan itu menjadi salah satu faktor kedekatan dan kesamaan visi di antara keduanya.

Kini, pertemuan kembali dalam satu barisan politik di bawah naungan PKB menjadi momentum penting yang sarat makna, bukan sekadar reuni politik, tapi juga penyatuan pengalaman dan jejaring untuk memperkuat perjuangan bersama di Aceh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved