Berita Aceh Selatan
Jatuh dari Batu di Goa Kalam Aceh Selatan, Pemuda Ini Patah Paha, Proses Evakuasinya Dramatis
Korban diketahui bernama Andika (20), warga Desa Lhok Bengkuang, yang saat itu sedang berwisata bersama rekan-rekannya di lokasi pemandian Goa Kalam
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Tim Damkar dan Penyelamatan BPBD Aceh Selatan mengevakuasi pemuda bernama Andika (20), warga Lhok Bengkuang, yang terjatuh saat berwisata di Goa Kalam, Tapaktuan, Minggu (26/4/2026).
- Korban terpeleset di bebatuan sekitar pukul 12.30 WIB dan mengalami patah tulang pada bagian paha. Tim rescue langsung menuju lokasi dengan membawa tandu meski medan cukup sulit.
- Setelah proses evakuasi intensif, korban berhasil dievakuasi pukul 17.05 WIB dengan bantuan Damkar, TNI/Polri, BPBD, dan warga setempat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Pos PB 01 Tapaktuan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, berhasil mengevakuasi seorang pemuda yang terjatuh saat berwisata di kawasan Goa Kalam, Kecamatan Tapaktuan, Minggu (26/4/2026).
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di lokasi wisata Goa Kalam, Desa Jambo Apha.
Korban diketahui bernama Andika (20), warga Desa Lhok Bengkuang, yang saat itu sedang berwisata bersama rekan-rekannya di lokasi pemandian Goa Kalam, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan Zainal mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterima petugas, korban terpeleset dan terjatuh di atas batu hingga mengalami cedera serius.
“Korban mengalami patah tulang pada bagian paha akibat terjatuh di bebatuan,” kata Zainal.
Lebih lanjut, katanya, rekan korban bernama Rizki kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar PB 01 Tapaktuan.
Baca juga: MUQ Aceh Selatan Kembali Dominasi SOB XIII 2026, Raih Juara Umum
“Mendapatkan laporan, tim rescue Damkar langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi, termasuk tandu.
Medan yang cukup sulit dengan estimasi waktu tempuh mencapai dua jam menjadi tantangan tersendiri bagi petugas,” kata Zainal.
Setelah upaya evakuasi yang berlangsung cukup intens, kata Zainal, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 17.05 WIB.
Selanjutnya, korban langsung diantar ke rumahnya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Ia mengatakan proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Damkar Pos 01 Tapaktuan, TNI/Polri, masyarakat setempat, serta jajaran BPBD Aceh Selatan.
“BPBD mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di lokasi wisata alam, terutama di area yang memiliki risiko tinggi seperti bebatuan licin di kawasan pemandian,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Sinyal Buruk, Warga Meukek-Aceh Selatan Minta Peningkatan Jaringan Telkomsel
| Menteri Koperasi RI Dijadwalkan Kunjungi Aceh Selatan, Ini Agendanya |
|
|---|
| Sinyal Buruk, Warga Meukek-Aceh Selatan Minta Peningkatan Jaringan Telkomsel |
|
|---|
| Warga Alue Baro Meukek Ajukan Keluhan Resmi ke Telkomsel, Minta Peningkatan Jaringan |
|
|---|
| Direktur RSUD-YA: Dalam Proses Perpanjangan Izin, Rumah Sakit Tetap Wajib Layani Pasien |
|
|---|
| Respons Cepat Bupati Mirwan, Air Bersih Mulai Mengalir di Puskesmas Krueng Luas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Evakuasi-Dramatis-di-Goa-Kalam-Aceh-Selatan-Pemuda-Asal-Lhok-Bengkuang-Alami-Patah-Paha.jpg)