Senin, 27 April 2026

Berita Banda Aceh

ASDP Kaji Pelayaran Jakarta–Banda Aceh, Pengusaha Optimis Biaya Logistik Lebih Murah

Pengusaha logistik menyambut positif karena biaya pengiriman bisa turun dari Rp2.000–Rp2.500/kg menjadi sekitar Rp500/kg.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
RUTE PELAYARAN - Kadishub Aceh, T Faisal, MT menyatakan, Pemerintah Aceh mendukung penuh rencana pembukaan rute pelayaran Jakarta-Banda Aceh. 

Ringkasan Berita:
  • PT ASDP Indonesia Ferry tengah mengkaji pembukaan jalur pelayaran jarak jauh Jakarta–Banda Aceh.
  • Pengusaha logistik menyambut positif karena biaya pengiriman bisa turun dari Rp2.000–Rp2.500/kg menjadi sekitar Rp500/kg.
  • Rute ini diyakini mempercepat distribusi barang, menekan biaya logistik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan jalur pelayaran jarak jauh menggunakan Kapal Ferry atau Kapal Ro-Ro dengan rute Jakarta–Banda Aceh. 

Rencana ini disambut positif oleh kalangan pengusaha logistik karena diyakini mampu menekan biaya distribusi barang secara signifikan.

Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Aceh, Zulfandi menjelaskan, bahwa selama ini rantai logistik masih terpusat di Belawan, Medan, sehingga biaya pengiriman cukup tinggi.

Pengiriman barang dari Banda Aceh ke Jakarta melalui jalur darat mencapai Rp2.000–Rp2.500 per kilogram.

Namun, jika jalur laut dibuka, biaya bisa turun drastis hingga sekitar Rp500 per kilogram.

Zulfandi berharap, Pemerintah Aceh memberikan dukungan kebijakan agar jalur ini dapat beroperasi berkelanjutan tanpa terganggu persaingan tarif yang tidak sehat.

Baca juga: ASDP Rencanakan Buka Pelayaran Kapal Jakarta-Aceh, Termasuk Angkut Kontainer Atas Kendaraan

Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Indrapuri, Dayat menuturkan, bahwa kebutuhan pakan ternak selama ini dipasok dari Jawa Timur dengan waktu pengiriman hingga 14 hari.

Kehadiran Kapal Ro-Ro diharapkan mempercepat distribusi sekaligus menekan biaya logistik.

“Kami mengirim sekitar 1.100 ton pakan per tahun. Jika biaya lebih efisien, tentu sangat membantu,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, T Faisal ST, MT menegaskan, bahwa rencana pelayaran ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas dan efisiensi distribusi logistik ke Aceh.

Sementara itu, Executive Director Regional I PT ASDP Indonesia Ferry, Theresia Damayanti menyampaikan, bahwa ASDP terus mengembangkan bisnis angkutan penyeberangan berbasis kebutuhan pasar, khususnya sektor logistik.

Saat ini ASDP mengoperasikan 218 kapal untuk lintasan komersial maupun perintis.

“Kami ingin memastikan konektivitas antarwilayah, termasuk pengembangan lintasan jarak jauh seperti Jakarta–Banda Aceh,” ujarnya.

Baca juga: ASDP Lanjut Kelola KMP Aceh Hebat 1 rute ke Sinabang, Pemerintah Aceh Dorong e-Ticketing

Jika rencana ini terealisasi, jalur pelayaran langsung Jakarta–Banda Aceh diyakini akan menjadi solusi strategis bagi dunia usaha, terutama sektor logistik dan peternakan.

Selain menekan biaya, jalur ini juga mempercepat distribusi barang, memperkuat konektivitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved