Rabu, 29 April 2026

Berita Langsa

Lahan di Langsa Timur Terbakar, BPBD Keluarkan Imbauan Saat Panas Ekstrem

Cuaca ekstrem El Niño bukan alasan untuk lengah, membakar sampah tanpa pengawasan di musim panas sama dengan menyulut bom waktu.

Penulis: Zubir | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Petugas Damkar BPBD Kota Langsa berhasil memadamkan kebakaran lahan kosong di Gampong Bate Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Senin (27/4/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran lahan terjadi di Gampong Bate Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Senin (27/4/2026) sore.
  • Lahan sekitar 1 hektare milik warga terbakar akibat dugaan pembakaran sampah tanpa pengawasan.
  • Kondisi kering akibat El Niño membuat api cepat membesar dan asap tebal mengganggu aktivitas warga.
  • BPBD Kota Langsa mengerahkan 3 unit mobil damkar dan berhasil memadamkan api pada pukul 17.15 WIB.
  • Plt Kalak Damkar BPBD Langsa menegaskan api bisa meluas ke permukiman jika petugas terlambat tiba.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Cuaca panas ekstrem yang terjadi selama beberapa hari rerakhir ini, mengakibatkan kebakaran lahan di wilayah Kota Langsa

Petugas Damkar BPBD Kota Langsa berhasil memadamkan kebakaran lahan kosong di Gampong Bate Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Senin (27/4/2026) sore.

Informasi insiden kebakaran lahan yang terjadi pukul 16.05 WIB Luas lahan yang terbakar sekitar 1 hektare milik M. Dahlan dan Opi, warga Gampong Bate Puteh, 

Atas laporan masyarakat, petugas pemadam kebakaran (damkar) dengan 3 unit mobil damkar BPBD Langsa langsung menuju lokasi melakukan pemadaman. 

Dugaan sementara, penyebab api berasal dari pembakaran sampah oleh warga setempat yang tidak diawasi, sehingga menjalar ke lahan kosong tersebut. 

Kondisi kering akibat El Niño membuat api cepat membesar dan asap tebal menutupi pandangan, mengganggu aktivitas warga.

"Beruntung petugas tiba cepat. Jika terlambat, api berpotensi menjalar ke seluruh lahan dan rumah warga di sekitar lokasi kebakaran," Plt Kalak Damkar BPBD Langsa, M. Yusuf Akbar, Selasa (27/4/2026). 

Menurut Akbar, waktu itu 3 unit dikerahkan 2 unit mobil pemadam dan 1 unit tangki suplai air, dan pada pukul 17.15 WIB situasi dinyatakan kondusif. 

Cuaca ekstrem El Niño bukan alasan untuk lengah, membakar sampah tanpa pengawasan di musim panas sama dengan menyulut bom waktu.

Baca juga: VIDEO - Kebakaran Lahan di Lhokseumawe Terjadi di Tiga Lokasi

Imbauan BPBD Kota Langsa

1. Stop bakar sampah/lahan, apapun alasannya saat cuaca ekstrem 

2. Jika terpaksa, harus diawasi sampai api benar-benar padam dan siapkan air 

3. Segera lapor ke (0641) 20113 jika melihat asap atau titik api sekecil apapun 

Panas El Niño + kelalaian = bencana. Jaga Langsa, mulai dari tidak main api.

Mari rawat Langsa (Aceh), karena jika kita jaga alam, alam akan jaga kita. (*)
 

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved