Kamis, 30 April 2026

Berita Lhokseumawe

Ingat! Dua Gerhana Lagi akan Terjadi Pada 2026, Catat Jadwalnya

Sepanjang tahun 2026 akan terjadi empat gerhana, dua di antaranya sudah berlangsung pada Februari dan Maret.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
FOTO IST
GERHANA - Pakar Ilmu Falak Aceh, Tgk Ismail, SSy, MA menyebutkan bahwa masih akan terjadi dua kali gerhana pada tahun 2026 ini, termasuk Gerhana Matahari Total. 

Ringkasan Berita:
  • Sepanjang tahun 2026 akan terjadi empat gerhana, dua di antaranya sudah berlangsung pada Februari dan Maret.
  • Dua gerhana berikutnya adalah Gerhana Matahari Total pada 13 Agustus dan Gerhana Bulan Parsial pada 28 Agustus.
  • Namun, kedua gerhana tersebut tidak dapat disaksikan dari Aceh maupun wilayah Indonesia karena jalurnya tidak melintasi kawasan ini.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sesuai kajian Ilmu Falak, pada tahun 2026 ini bakal terjadi empat kali gerhana, baik itu Gerhana Bulan ataupun Gerhana Matahari.

Dari empat kali gerhana tersebut, dua di antaranya sudah terjadi.

Yakni Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 17 Februari 2026.

Serta Gerhana Bulan Total yang terjadi pada 3 Maret 2026 lalu.

Itu berarti, masih ada dua gerhana lagi yang bakal terjadi pada tahun 2026 ini.

Salah satunya adalah Gerhana Matahari Total.

Untuk diketahui, gerhana merupakan peristiwa terhalangnya cahaya dari sebuah sumber oleh benda yang lain.

Seperti terhalang cahaya Matahari oleh Bulan yang menyebabkan terjadinya Gerhana Matahari.

Baca juga: Gerhana Bulan Total Malam Ini, Simak Niat dan Tata Cara Shalat Khusuf, Lengkap Bacaan Arab dan Latin

Lalu terhalang cahaya Matahari oleh Bumi yang menyebabkan Gerhana Bulan

Gerhana Matahari terjadi pada fase bulan baru (new moon).

Sedangkan Gerhana Bulan terjadi pada fase bulan purnama (full moon).

Namun tidak setiap bulan baru akan terjadi Gerhana Matahari dan setiap bulan purnama terjadi Gerhana Bulan

Hal ini disebabkan bidang orbit Bulan dalam mengitari Bumi tidak sejajar dengan bidang orbit Bumi dalam mengitari Matahari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved