Berita Bireuen
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Juli Bireuen Capai 48 Persen
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bireuen yang dimulai sejak awal Januari 2026 di kawasan Desa Beunyoet, Kecamatan Juli, hingga Rabu (29/4/20
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Beunyoet, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, telah mencapai progres 48 persen hingga 29 April 2026 dari total lahan 7 hektare.
- Proyek senilai Rp250 miliar yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk ini ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, lebih cepat dari kontrak akhir 28 Juli 2026.
- Percepatan dilakukan dengan penambahan tenaga kerja hingga 1.112 orang dan sistem dua shift agar pembangunan selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bireuen yang dimulai sejak awal Januari 2026 di kawasan Desa Beunyoet, Kecamatan Juli, hingga Rabu (29/4/2026) telah mencapai progres 48 persen.
Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektare tersebut ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.
Hal itu disampaikan pihak pelaksana, PT PP (Persero) Tbk, saat kunjungan Bupati Bireuen H Mukhlis ST bersama sejumlah pejabat daerah ke lokasi proyek yang bersumber dari APBN itu.
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, dan tim terkait, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Gampong Beunyoet, Kecamatan Juli.
Usai peninjauan, Mukhlis menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari pihak pelaksana, perkembangan pekerjaan telah mencapai 48 persen.
Ia berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu sesuai target Presiden, yakni pada 20 Juni 2026.
Baca juga: Aceh Besar Bersiap Bangun Sekolah Rakyat di Bukit Meusara Jantho
“Kita sebagai penerima manfaat sangat mengharapkan pembangunan Sekolah Rakyat ini segera tuntas dengan mutu yang baik. Apalagi Aceh mendapatkan jatah di lima kabupaten/kota,” ujarnya.
Mukhlis juga menambahkan bahwa kondisi pekerjaan yang berada di darat menjadi keuntungan tersendiri, selama seluruh tenaga kerja tetap dalam kondisi sehat sehingga pembangunan dapat berjalan lancar.
“Terima kasih kepada pihak rekanan dari PT PP. Semoga pembangunan ini bisa cepat rampung dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Project Manager PT PP (Persero) Tbk, Wisnu Aji Putranto, mengatakan kontrak kerja proyek tersebut akan berakhir pada 28 Juli 2026.
Namun, pihaknya optimistis dapat menyelesaikan pembangunan lebih cepat, sesuai instruksi Presiden, yakni pada 20 Juni 2026.
“Terkait kesiapan material, semuanya sudah kami siapkan sejak Mei 2026.
Untuk tenaga kerja, kami proyeksikan mencapai 600 orang pada tahap finishing, dengan total keseluruhan tenaga kerja sebanyak 1.112 orang,” jelasnya.
Baca juga: Bupati TRK Harapkan Presiden Resmikan Sekolah Rakyat di Nagan, Target Rampung Juli 2026
Ia menambahkan, untuk mempercepat penyelesaian proyek, pekerjaan dilakukan dalam dua shift.
“Anggaran pembangunan Sekolah Rakyat ini sebesar Rp250 miliar,” pungkasnya. (*)
| Pemkab Bireuen Gelar Pekan Imunisasi Dunia, Lima Balita Dapat Piagam |
|
|---|
| Pembagunan Tanggul Darurat Irigasi Pante Lhong Peusangan Sepanjang 142 M, Tersisa 10 M Lagi |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Teupin Mane Harus Dikebut, Ini Saran Bupati Bireuen |
|
|---|
| UNIKI Bireuen Gelar Peringatan Hari Jadi ke 7, Rektor Komit Tingkatkan Kualitas Kampus |
|
|---|
| Bupati Bireuen Minta Rekanan Pembangunan Jembatan Kutablang Tambah Pekerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sekolah-rakyat-01.jpg)