Abdya
Wabup Abdya Melayat ke Rumah Korban Terseret Arus di Krueng Manggeng, Berikan Bantuan Sosial
Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli didampingi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) kabupaten setempat...
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Abdya Zaman Akli melayat ke rumah korban tenggelam di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, serta menyerahkan bantuan dan dukungan kepada keluarga.
- Korban diketahui terseret arus di irigasi Krueng Manggeng dan ditemukan meninggal dunia sejauh sekitar 8 kilometer dari lokasi awal setelah pencarian oleh tim gabungan.
- Pemerintah daerah menyampaikan belasungkawa serta mengapresiasi upaya seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli didampingi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) kabupaten setempat, Iin Supardi, melayat ke rumah almarhum Reza (12) di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Senin (4/5/2026).
Almarhum Reza merupakan korban terseret arus di irigasi intake sungai Krueng Manggeng, pada Sabtu (2/5/2026) lalu.
Kedatangan orang nomor dua di Abdya itu untuk memberikan semangat kepada orang tua korban, sekaligus memberikan bantuan sosial.
"Kehadiran kami ke rumah orang tua almarhum ananda Reza untuk memberikan semangat kepada kedua orang tuanya. Kami juga menyampaikan salam dari Pak Bupati, karena belum sempat hadir, sebab masih diluar daerah," kata Zaman Akli, Senin (4/5/2026).
Akli menyebutkan, musibah yang menimpa keluarga korban semua pasti ada hikmahnya.
"Kami Pemerintah Kabupaten Abdya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Mudahan-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT," ungkap Akli.
Diberikan sebelumnya, remaja asal Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya, Reza (12) terseret arus di intake irigasi Krueng Manggeng saat mandi bersama teman-temannya, pada Sabtu (2/5/2026).
Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri, Tagana, dan masyarakat, akhirnya Reza di temukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Minggu (3/5/2026).
Saat ditemukan, jasad korban tersangkut di tumpukan kayu dan bambu, sejauh 8 kilometer dari lokasi kejadian. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh tim Taruna Sigana Bencana (Tagana) Kabupaten Abdya.
Ketua Tagana Abdya, Pardianto, menjelaskan bahwa korban ditemukan saat tim sedang melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.
Posisi korban saat ditemukan berada di tengah sungai dalam kondisi yang memprihatinkan tersangkut di tumpukan kayu dan bambu.
"Korban ditemukan dalam posisi miring, tersangkut di tumpukan kayu dan bambu yang berada di tengah sungai. Begitu terlihat, tim langsung turun ke air untuk melakukan evakuasi," ujar Pardianto.
Titik penemuan ini, sebutnya, tergolong jauh dari lokasi awal, yaitu di Bendungan Intake Krueng Manggeng, yakni diperkirakan mencapai jarak hingga 8 kilometer.
Baca juga: 18 Jam Pencarian, Remaja Abdya Terseret Arus Sungai Krueng Manggeng Ditemukan Meninggal Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Zaman-Akli-melayat-ke-rumah-almarhum-Reza-korban-terseret-arus-Sungai-2026.jpg)