Berita Bireuen
Pendataan Tahap Dua Korban Banjir Bireuen Hampir Rampung
Hal tersebut disampaikan Kalak BPBD Bireuen, Marwan ST MT menjawab Serambinews.com, Rabu (6/5/2026)
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Subur Dani
Ringkasan Berita:
- BPBD Bireuen sedang menyelesaikan pendataan tahap dua terhadap korban banjir dengan melibatkan 212 enumerator.
- Dari target 26.741 kepala keluarga, hingga 6 Mei 2026 sudah terdata 24.179 KK, sisanya diperkirakan selesai dalam beberapa hari ke depan.
- Data korban dikumpulkan dari desa, dilengkapi fotokopi KK dan KTP, lalu diinput ke aplikasi BNPB. Setelah finalisasi, data akan dipublikasikan di desa masing-masing
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pendataan tahap dua terhadap korban banjir di Bireuen yang dilakukan 212 enumerator sejak beberapa waktu lalu hampir rampung dan diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari ke
depan.
Hal tersebut disampaikan Kalak BPBD Bireuen, Marwan ST MT menjawab Serambinews.com, Rabu (6/5/2026) terhadap kegiatan lapangan yang dilakukan sejak Senin (27/4/2026) lalu.
Marwan menyebutkan, berdasarkan data awal tim akan mendata sebanyak 26.741 kepala keluarga, hingga Rabu (6/5/2026) pagi sudah terdata sebanyak 24.179 kepala keluarga, sisanya 2.562 kepala keluarga lagi diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari ke depan.
Baca juga: AS Resmi Akhiri Kampanye Militer ‘Operasi Epic Fury’ Terhadap Iran: Kami Telah Mencapai Tujuan
Dari jumlah yang sudah terdata 24.179 kepala keluarga sekitar 15.000 data sudah diinput dalam aplikasi dan sekarang dalam proses finalisasi.
“Ada sejumlah petugas saat ini sedang menginput data dalam aplikasi sebagai data korban banjir bekerja di kantor BPBD Bireuen, mereka juga bekerja sejak beberapa waktu lalu sampai saat ini dan sampai selesai nantinya,” ujarnya.
Dijelaskan, alur pendataan berdasarkan data awal dari masing-masing desa, kemudian tim turun ke desa untuk mendapatkan data lengkap dan pengisian form atau formulir dari BNPB.
Korban juga diminta melengkapi fotocopy kartu keluarga dan KTP serta pengisian blangko tersebut.
Data tersebut kemudian diinput dalam aplikasi, setelah seluruh data selesai dan menjadi data resmi BNPB, maka lembaran data nama-nama korban dikembalikan ke desa masing-masing untuk dipublikasi dengan menempel di tempat umum agar masyarakat mengetahui.
Baca juga: Harga Antam di Logam Mulia & Pegadaian Kompak Melejit Hari Ini, Cek Selisihnya per 6 Mei 2026
Publikasi di masing-masing desa juga bagian dari mungkin adanya sanggahan dari masyarakat atau korban banjir.
“Sebelum lebaran Idul Adha data akan dipublikasikan,” ujarnya.
Apabila ada data yang disanggah warga maka akan diperbaiki kembali oleh tim, bila sanggahan perlu turun ulang ke desa maka tim akan turun lagi memastikan dan menanggapi sanggahan.
Baca juga: Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati Diduga Kabur, Polisi Siapkan Jemput Paksa
Setelah tidak ada sanggahan maka data tersebut menjadi data riil yang akan dikirim ke BNPB sebagai data korban banjir susulan.
Kalak BPBD Bireuen menambahkan, selain tim sedang di lapangan, banyak korban banjir juga datang ke Posko di BPBD Bireuen menyampaikan sejumlah masalah mulai dari belum terdata sebagai korban banjir dan beberapa masalah lainnya termasuk korban banjir yang menempati rumah sewa milik orang lain, menempati rumah dinas.
“Beragam masalah disampaikan dan kita jelaskan mekanisme dan juga petunjuk dari BNPB dalam hal penanganan korban banjir,” ujar Marwan.(*)
| Kankemenag Bireuen: Pengelolaan Dana BOS Madrasah Harus Transparan |
|
|---|
| Puskesmas Jangka Kumpulkan 52 Kantong Darah dari Aksi Donor Rutin |
|
|---|
| Mahasiswa Teknik Sipil Umuslim Belajar Mitigasi Bencana di BPBD Bireuen |
|
|---|
| UKM Taekwondo UNIKI Gelar Latihan Rutin, Targetkan Emas di POMDA 2027 |
|
|---|
| Heboh Status Desil, RSUD dan Puskesmas di Bireuen Tetap Beri Pelayanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/INPUT-DATA-BIREUEN.jpg)