Rabu, 6 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Aceh Barat Perkuat Peran Ulama, 20 Peserta Ikuti PKU MPU 2026

Peran ulama bukan hanya menyampaikan, tetapi juga membimbing masyarakat agar terhindar dari hal-hal yang merugikan

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, saat menghadiri pembukaan kegiatan Pendidikan Kader Ulama ke-XVI MPU Aceh Barat Tahun 2026 di Aula Kantor MPU, Rabu (6/5/2026) 
Ringkasan Berita:Pemkab Aceh Barat menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) ke-XVI yang diikuti 20 peserta dari kecamatan dan dayah.
 
Program ini bertujuan mencetak ulama yang mampu membina masyarakat serta mencegah narkoba dan perilaku menyimpang.
 
Kader ulama diharapkan menjadi agen perubahan untuk memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mendorong penguatan peran ulama dalam pembinaan sosial keagamaan melalui Pendidikan Kader Ulama (PKU) ke-XVI yang digelar Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat tahun 2026.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, di Aula Kantor MPU, Rabu (6/5/2026), diikuti sebanyak 20 peserta. Mereka terdiri dari 12 utusan kecamatan dan 8 utusan dayah.

Program ini diarahkan untuk mencetak kader ulama yang tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat, termasuk isu penyalahgunaan narkoba dan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Menurut Tarmizi, keberadaan kader ulama menjadi bagian penting dalam upaya preventif pemerintah daerah, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat secara kolektif.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Rp 6,4 Miliar untuk 8.969 Fakir Miskin

“Para peserta nantinya diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar tergerak secara luas dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, maksiat, dan berbagai perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan dakwah yang dilakukan secara terstruktur melalui kader ulama akan lebih efektif dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat gampong. 

Karena itu, kualitas pemahaman dan kemampuan komunikasi peserta selama mengikuti pendidikan menjadi hal yang krusial.

Selain penguatan peran sosial, program PKU juga diharapkan mampu melahirkan agen perubahan di tengah masyarakat yang tidak hanya menyampaikan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi rujukan dalam menyelesaikan persoalan sosial secara bijak.

Baca juga: UPDATE Harga Emas di Aceh 6 Mei 2026: Kompak Naik, Banda Aceh & Pidie Melompat Rp110 Ribu per Mayam

Jaringan kader ulama 

Bupati turut menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan pendidikan agar materi yang diberikan dapat dipahami dan diimplementasikan secara nyata.

“Ilmu yang diperoleh harus bisa diamalkan. Peran ulama bukan hanya menyampaikan, tetapi juga membimbing masyarakat agar terhindar dari hal-hal yang merugikan,” katanya.

Melalui program ini, Pemkab Aceh Barat menargetkan terbentuknya jaringan kader ulama yang mampu memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan religius.(sb)

Baca juga: 3 Situs di Aceh Barat akan Ditetapkan Jadi Cagar Budaya, FGD Fokuskan ke Pengkajian

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved