Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Barat

Geger! Buaya Besar Muncul di Danau Cot Kala Aceh Barat, Warga Arongan Lambalek Resah

Seekor buaya besar muncul di Danau Cot Kala, Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, membuat warga geger.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/Tidak Ada
BUAYA MUNCUL DI DANAU - Keuchik Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Amiruddin, bersama personel Polsek Arongan Lambalek meninjau langsung kondisi Danau Cot Kala, Selasa (2/6/2026). Peninjauan dilakukan menyusul kemunculan seekor buaya di danau tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Seekor buaya besar muncul di Danau Cot Kala, Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, membuat warga geger.
  • Keuchik setempat, Amiruddin, mengimbau masyarakat menghentikan sementara aktivitas mencari ikan dan kerang di danau untuk mencegah kemungkinan serangan buaya.
  • Danau Cot Kala yang terbentuk pasca tsunami 2004 selama ini menjadi sumber ekonomi warga, namun kehadiran predator tersebut kini mengancam mata pencaharian dan memerlukan penanganan segera dari pihak berwenang.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sakdul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Kekhawatiran melanda warga Gampong Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat setelah seekor buaya besar terlihat muncul di Danau Cot Kala pada Selasa (2/6/2026). 

Danau yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat kini berubah menjadi lokasi penuh ancaman.

Kemunculan predator tersebut pertama kali disaksikan sejumlah warga yang sedang beraktivitas di sekitar danau. 

Informasi cepat menyebar, membuat masyarakat resah.

Selama ini, Danau Cot Kala dikenal sebagai tempat mencari ikan dan kerang air tawar, yang menjadi mata pencaharian utama sebagian warga.

Keuchik Gampong Cot Kumbang, Amiruddin menegaskan, bahwa hingga kini belum ada korban akibat kemunculan buaya besar itu. 

Baca juga: Perangkap akan Dipasang untuk Menangkap Buaya di Krueng Leupung, Aceh Besar

Namun begitu, usai Keuchik Amiruddin, rasa was-was semakin kuat, terutama bagi warga yang biasa menyelam untuk mencari kerang atau memancing di danau.

“Kami sudah mengimbau masyarakat untuk menghentikan sementara aktivitas di danau, khususnya yang harus masuk ke dalam air,” ujarnya.

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pemerintah gampong berharap masyarakat mematuhi imbauan tersebut hingga ada penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.

Sejarah Danau Cot Kala

Danau Cot Kala sendiri memiliki sejarah panjang. 

Kawasan ini terbentuk pasca tsunami Aceh 2004, dan berkembang menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Dengan luas sekitar tujuh hektare, danau ini menyimpan potensi perikanan dan kerang air tawar yang melimpah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved