Jumat, 8 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Perkuat Kapasitas Tim Uji Kelayakan, DLH Aceh Besar Gelar Pelatihan Amdalnet

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti acara ini dengan seksama. Ini momentum penting untuk mendalami alur kerja Amdalnet serta menguasai...

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/SERAMBINEWS.COM/ HO
FOTO BERSAMA - Para peserta dan narasumber melakukan foto bersama usai pelatihan teknis penggunaan Sistem Informasi Dokumen Lingkungan Hidup (Amdalnet) di Hotel Ilona, Lambaro, Kamis (7/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • DLH Aceh Besar: Menggelar pelatihan teknis penggunaan Amdalnet di Hotel Ilona, Lambaro, Kamis (7/5/2026).
  • Peserta pelatihan: Tim teknis dan Tim Uji Kelayakan (TUK) Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Besar.
  • Transisi digital: Muwardi menekankan pentingnya beralih dari sistem manual ke digital untuk pelayanan perizinan lingkungan yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel.
  • Pengawasan lapangan: T Dhiaul Murdhi menjelaskan TUK rutin melakukan pengawasan langsung ke lokasi usaha.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Besar menggelar pelatihan teknis penggunaan Sistem Informasi Dokumen Lingkungan Hidup (Amdalnet) di Hotel Ilona, Lambaro, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan untuk memperkuat pemahaman alur kerja digital bagi tim teknis dan Tim Uji Kelayakan (TUK) Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Besar.

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Besar, Muwardi SH, didampingi Plt Sekretaris Dinas Zakaria SH dan Kepala Sekretariat TUK Lingkungan Hidup Aceh Besar, T Dhiaul Murdhi ST atau Pon Cut. 

Kepala DLH Aceh Besar, Muwardi menekankan pentingnya transisi dari sistem manual menuju digital guna menciptakan pelayanan perizinan lingkungan yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti acara ini dengan seksama. Ini momentum penting untuk mendalami alur kerja Amdalnet serta menguasai penggunaan aplikasi digital ini secara menyeluruh,” ujar Muwardi.

Selain membahas sistem digital, pelatihan juga menyoroti sinkronisasi antara dokumen lingkungan dan implementasi di lapangan.

Baca juga: Menteri Lingkungan Hidup Ungkap Puluhan Ribu Hektare Hutan Hilang di Aceh, Sumut, Sumbar

Pengawasan ke Lokasi Usaha

Sementara itu, Kepala Sekretariat TUK Lingkungan Hidup Aceh Besar, T Dhiaul Murdhi ST, mengatakan pihaknya rutin melakukan pengawasan langsung ke lokasi usaha yang telah mengantongi izin lingkungan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan poin-poin pengelolaan lingkungan yang tertuang dalam dokumen benar-benar dijalankan oleh pelaku usaha.

Pada pelatihan tersebut, pihaknya menghadirkan tenaga ahli lingkungan dari Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Serambi Mekkah, Ir Bahagia ST MT IPM.

Ir Bahagia memaparkan materi terkait sistem dan alur kerja Amdalnet agar peserta memahami posisi serta peran Tim Uji Kelayakan dalam birokrasi digital.

“Pemahaman alur kerja adalah kunci. Peserta harus mengetahui bagaimana dokumen bergerak di dalam sistem, mulai dari proses upload hingga tahap validasi oleh Tim Uji Kelayakan,” jelasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi pemeriksaan kelengkapan berkas.

Dalam sesi tersebut, anggota TUK dipandu untuk memeriksa dan memastikan kelengkapan administrasi maupun teknis melalui sistem Amdalnet.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved