Berita Bireuen
Semua Alat Praktik SMKN 1 Peusangan Bireuen Rusak karena Banjir
Setelah dilanda banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, seluruh alat praktik siswa SMKN 1 Peusangan, Kabupaten Bireuen, rusak.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Banjir bandang akhir November 2025 menyebabkan seluruh alat praktik siswa SMKN 1 Peusangan rusak, termasuk komputer laboratorium yang tidak bisa diperbaiki lagi.
- Kerusakan peralatan praktik memengaruhi proses belajar mengajar. Sekolah menyiasati ujian dengan menggunakan handphone siswa dan mengusulkan pengadaan alat baru ke Dinas Pendidikan Aceh.
- Saat ini sekolah melakukan revitalisasi dan peninggian bangunan untuk mencegah banjir kembali menggenangi ruang kelas saat hujan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Setelah banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, seluruh alat praktik siswa SMKN 1 Peusangan, Kabupaten Bireuen, rusak.
Sebagian kecil sudah diperbaiki, namun masih banyak yang dalam kondisi rusak dan terpaksa diletakkan di luar ruangan.
Kepala SMKN 1 Peusangan, Faisal ST MT, kepada Serambinews.com, Kamis (7/5/2026), mengatakan dampak banjir lima bulan lalu menyebabkan seluruh peralatan praktik rusak terendam banjir bandang.
“Ada yang sudah diservis seperti mesin jahit di ruang tata busana, sudah berfungsi, tetapi tidak maksimal karena suara mesin agak bising,” ujarnya.
Begitu juga untuk komputer, ada beberapa unit yang sudah diperbaiki dan bisa kembali digunakan di ruang tata usaha karena tidak terlalu parah terendam banjir.
Namun, komputer di laboratorium tidak bisa diperbaiki lagi karena tenggelam direndam banjir.
Baca juga: Siswa SMKN 1 Bireuen Lulus Semua, Daya Tampung Tahun Ini 350 Siswa
Disampaikan juga bahwa kerusakan komputer dan peralatan praktik siswa memengaruhi proses belajar mengajar. Namun, ujian telah selesai dilaksanakan sebelum bencana banjir terjadi.
Sedangkan untuk kelancaran ujian sekolah beberapa waktu lalu, disiasati dengan menggunakan handphone siswa melalui aplikasi.
Untuk kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran berikutnya, pihak sekolah telah mengusulkan pengadaan alat praktik baru ke Dinas Pendidikan Aceh.
“Harapan kami kepada pemerintah agar dapat secepatnya memulihkan kondisi proses pembelajaran dan alat-alat praktik yang sangat dibutuhkan dapat terpenuhi.
Di sekolah kami ini semua alat praktik tidak bisa dipakai lagi karena rusak terendam banjir,” kata Kepala SMKN 1 Peusangan.
Sementara itu, lumpur masih terlihat di bagian belakang sekolah dan belum dibersihkan karena saat pembersihan dengan alat berat, alat berat tidak bisa masuk ke bagian belakang sehingga tumpukan lumpur masih berada di lokasi tersebut.
Baca juga: Kelulusan Siswa MA di Bireuen Nyaris 100 Persen, Hanya 4 Gagal, Ini Datanya
“Rencananya akan dibersihkan dalam waktu dekat dan memanfaatkan sebagian lumpur untuk menimbun area yang perlu ditimbun,” ujarnya.
Ditambahkan, saat ini sedang dilakukan revitalisasi sekaligus peninggian bangunan sekolah guna mencegah banjir masuk ke ruang kelas saat hujan.
“Di sekolah sedang dilaksanakan revitalisasi pembangunan lingkungan sekolah dan juga ada peninggian lantai sekitar 20 sampai 30 centimeter supaya ketika hujan tidak lagi tergenang air.
Karena di lokasi terdampak banjir, saat hujan air masuk ke dalam kelas akibat drainase tidak bagus lagi,” jelasnya. (*)
| Seorang Dosen UMMAH Aceh Dipercaya Juri Olimpiade PPKn Tingkat Nasional |
|
|---|
| Kelulusan Siswa MA di Bireuen Nyaris 100 Persen, Hanya 4 Gagal, Ini Datanya |
|
|---|
| Pasca-Banjir di Bireuen, Penyeberangan Sungai Bertambah Satu Lagi, Pante Lhong - Pante Baro Kumbang |
|
|---|
| Danrem 011/LW dan Bupati Serah Terima Sertifikat Hibah Aset untuk Lahan RSUD dr Fauziah Bireuen |
|
|---|
| Angka Kelulusan Siswa SMA dan SMK di Bireuen Hampir 100 Persen, Cabdin Fokus Tekan Putus Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rusak-08052026.jpg)