Abdya
Pemerintah Abdya Canangkan Satu SKPK Satu Inovasi
Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) mencanangkan Program "Satu SKPK Satu Inovasi" untuk mendorong setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten..
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) mencanangkan Program “Satu SKPK Satu Inovasi” untuk mendorong peningkatan pelayanan publik dan efisiensi birokrasi.
- Program di bawah Bapperida itu menargetkan setiap SKPK memiliki satu inovasi unggulan, baik digital maupun non digital.
- Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan Abdya mengikuti penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2026.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) mencanangkan Program "Satu SKPK Satu Inovasi" untuk mendorong setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) menghasilkan satu inovasi unggulan guna meningkatkan pelayanan publik dan efisiensi birokrasi.
Program ini di bawah Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Darah (Bapperida).
Kepala Bapperida Abdya, Sufrinaldi, mengatakan di Kabupaten Abdya program ini akan dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen daerah dalam mendukung visi pembangunan "Arah Baru ABDYA Maju" yang menekankan inovasi dalam pelayanan masyarakat.
"Latar belakangnya selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam menata birokrasi terutama dalam peningkatan pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan," kata Sufrinaldi, saat memberikan Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah, yang dilaksanakan di aula Tgk Dikila Kantor Bapperida Abdya, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebutkan, program itu sesuai dengan Permendagri Nomor 104 tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah.
"Untuk menindaklanjuti hal tersebut Bapperida abdya melaksanakan sosialisasi terhadap pemahaman kepada para SKPK terhadap pentingnya penerapan inovasi dalam pelayanan pada masing SKPK," jelasnya.
Baca juga: Gusvizarni Pimpin PGRI Abdya, Komit Berikan Bantuan Hukum dan Perlindungan terhadap Guru
Ia menyebutkan, ada tiga bentuk inovasi yang menjadi pijakan dalam penerapan pada masing-masing SKPK, yaitu inovasi tata kelola pemerintahan daerah, pelayanan publik, dan inovasi bentuk lainnya sesuai bidang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Ia menjelaskan, tujuan dari sosialisasi tersebut dalam rangka mengikuti skema pemberian Penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) Tahun 2026.
"Kami menekankan bahwa pemahaman inovasi itu bukan hanya berbentuk digital, tapi juga dapat dalam bentuk non digital. Inovasi itu adalah cara atau alat atau media yang digunakan oleh unit kerja untuk mencapai suatu tujuan," pungkas Sufrinaldi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sosialisasi-Indeks-Inovasi-Daerah-Abdya-2026.jpg)