Minggu, 10 Mei 2026

Prakiraan Cuaca

Aceh Singkil Diselimuti Awan, Gelombang Mencapai 1,4 Meter, Hati-hati Melaut

Angin berhembus dari Timur dengan kecepatan 4 knot dan arus ke Barat Laut dengan kecepatan 0,9 knot.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
Bundaran Bank Aceh: Suasana Bundaran Bank Aceh di Pulo Sarok, Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, 2 Desember 2025. Berikut informasi cuaca hari ini Minggu (10/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil 25 sampai 32 derajat Celcius (⁰C).
  • Seluruh wilayah Aceh Singkil, diselimuti awan
  • Kecamatan Pulau Banyak, Gunung Meriah, Kota Baharu,Singkohor, Kuala Baru, Pulau Banyak Barat, Singkil, Danau Paris, Suro Makmur, Singkil Utara dan Simpang Kanan.
  • Angin berhembus dari Timur dengan kecepatan 4 knot dan arus ke Barat Laut dengan kecepatan 0,9 knot.

 

 Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Seluruh wilayah Aceh Singkil, diselimuti awan, Minggu (10/5/2027).

Masing-masing Kecamatan Pulau Banyak, Gunung Meriah, Kota Baharu,Singkohor, Kuala Baru dan Kecamatan Pulau Banyak Barat. 

Lalu Kecamatan Singkil, Danau Paris, Suro Makmur, Singkil Utara dan Kecamatan Simpang Kanan. 

Dikutip dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil 25 sampai 32 derajat Celcius (⁰C). 

Sedangkan kelembapan udara 63 sampai 95 persen. 

Sementara itu cuaca wilayah maritim atau perairan Aceh Singkil, berawan tebal. 

Suhu 28 ⁰C dan kelembapan relatif 78 persen. 

Baca juga: Cuaca Minggu 10 Mei, Waspada! Hujan Petir Landa Kota Subulussalam

Angin berhembus dari Timur dengan kecepatan 4 knot dan arus ke Barat Laut dengan kecepatan 0,9 knot. 

Sementara gelombang 1,4 meter dalam kategori sedang. 

Nelayan dan warga yang melaut hati-hati. Pastikan selalu membawa perlengkapan keselamatan. 

Antara lain pelambung dan membawa alat komunikasi untuk menghubungi keluarga bila terjadi hal darurat.

Kemudian membawa global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi. 

Mengingat mengandalkan tanda-tanda alam, kadang terkendala terbatasnya jarak pandang.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved