Abdya
Isi Tabligh Akbar, Prof Hilman Latief Ajak Warga Muhammadiyah Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Umat
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Tabligh Akbar di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Masjid At-Taqwa..
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Muhammadiyah Abdya menggelar Tabligh Akbar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Blangpidie dengan menghadirkan Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, sebagai pemateri utama.
- Dalam tausiah, ia menekankan pentingnya penguatan ideologi gerakan, pengembangan amal usaha yang relevan, serta peran strategis Muhammadiyah dalam pendidikan, ekonomi umat, dan pelayanan sosial.
- Ketua PD Muhammadiyah Abdya, Nazli Hasan, menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi organisasi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Tabligh Akbar di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Masjid At-Taqwa Blangpidie, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan itu menghadirkan Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Hilman Latief, Ph.D sebagai pemateri utama.
Dalam tausiahnya, Prof Hilman Latief menekankan pentingnya penguatan ideologi gerakan Muhammadiyah hingga tingkat cabang dan ranting.
Menurutnya, kemampuan Muhammadiyah bertahan lebih dari satu abad tidak lepas dari adanya visi kolektif dan budaya organisasi yang terjaga.
Hilman mengatakan Muhammadiyah tidak hanya bergerak dalam bidang dakwah, tetapi juga tajdid, pendidikan, ilmu pengetahuan, hingga pelayanan sosial, sesuai dengan Risalah Islam Berkemajuan.
Ia menilai amal usaha Muhammadiyah harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
“Bangun kepercayaan, perbaiki layanan, dan ubah cara pandang," ujarnya.
"Dalam tajdid harus ada amal usaha Muhammadiyah baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Hilman.
Menurutnya, Muhammadiyah di daerah tidak boleh hanya bertumpu pada model dakwah konvensional, tetapi juga harus memperkuat sektor pendidikan, ekonomi umat, dan pelayanan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Muhammadiyah harus mengambil peran strategis sebagai kekuatan sipil melalui amal usaha profesional yang berdampak bagi masyarakat,” tekannya.
Baca juga: 17 JCH Asal Susoh Abdya Dipeusijuek, Tertua Usia 79 Tahun, Termuda 17 Tahun
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Abdya, Nazli Hasan, mengatakan agenda menghadirkan Prof Hilman Latief sebenarnya telah direncanakan sejak November 2025.
Namun pelaksanaannya sempat tertunda akibat bencana alam yang melanda Aceh.
“Kehadiran Prof Hilman kami harapkan membawa semangat baru bagi warga Muhammadiyah Abdya," kata Nazli dalam sambutannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prof-Hilman-Latief-saat-menyampaikan-materi-pada-kegiatan-Tablig-Akbar-Abdya-2026.jpg)