Selasa, 12 Mei 2026

Berita Aceh Tenggara

Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Syamsul Rijal Minta Alumni HMI Kembali ke Khittah

Guru Besar UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Prof Dr Syamsul Rijal, menilai perlunya revitalisasi nilai-nilai keislaman untuk memperkuat peran intelektual

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
HALAL BIHALAL - Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal, saat menjadi pembicara kunci dalam acara halal bihalal dan pelantikan Majelis Daerah KAHMI Aceh Tenggara di Kutacane, Kamis (26/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Prof Syamsul Rijal menilai perlu revitalisasi nilai keislaman untuk memperkuat peran intelektual alumni HMI dalam menghadapi tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.
  • Ia menyoroti degradasi moral, melemahnya idealisme, serta pengaruh pragmatisme politik dan ekonomi yang menjauhkan alumni dari nilai dasar takwa, ilmu, dan amal.
  • Alumni didorong aktif berkontribusi melalui forum kajian, pemberdayaan ekonomi umat, serta gerakan literasi dan moral untuk menjadi agen solusi dan pemersatu bangsa.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Guru Besar UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Prof Dr Syamsul Rijal, menilai perlunya revitalisasi nilai-nilai keislaman untuk memperkuat peran intelektual alumni. 

Terutama dalam merespons tantangan kebangsaan yang kian kompleks.

Ketua Program Studi Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembicara kunci dalam acara halal bihalal dan pelantikan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh Tenggara di Balai Pertemuan Hotel Sartika, Kutacane, Aceh Tenggara, Kamis (26/3/2026).

Dalam paparannya, Prof Syamsul menyoroti sejumlah gejala yang ia nilai mengemuka di kalangan alumni, mulai dari degradasi moral hingga kesenjangan antara kapasitas intelektual dan kontribusi sosial.

Ia juga menyinggung meredupnya idealisme kader setelah meninggalkan dunia kampus.

Menurut dia, kondisi itu tak lepas dari menguatnya pragmatisme politik dan ekonomi, melemahnya ukhuwah, serta makin tumpulnya nilai dasar HMI, yakni takwa, ilmu, dan amal dalam praktik keseharian.

Baca juga: Rektor UIN Ar-Raniry Ajak Publik Dukung Upaya Presiden Pulihkan Aceh

“Revitalisasi bukan mengubah nilai, tetapi menghidupkan kembali esensi ajaran Islam sebagai fondasi gerakan,” kata Prof Syamsul.

Ia menegaskan, peran intelektual alumni tak cukup berhenti sebagai teknokrat yang melayani kekuasaan. Alumni, kata dia, harus mampu membaca realitas sosial secara kritis sekaligus menawarkan solusi konkret.

Guru Besar UIN Ar-Raniry itu juga menekankan pentingnya sinergi antara nilai dan akal. Ia menyebut integritas, solidaritas, dan konsistensi harus berjalan seiring dengan kompetensi, kolaborasi, serta kemampuan advokasi.

Untuk itu, ia mendorong sejumlah langkah, antara lain menghidupkan kembali forum diskusi keislaman, membangun lembaga kajian berbasis alumni, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi dan usaha berbasis syariah.

Selain itu, ia menilai gerakan moral dan literasi penting untuk menghadapi hoaks, radikalisme, dan korupsi, dengan pendekatan intelektual yang menyejukkan.

Di tengah polarisasi politik, disrupsi teknologi, dan kesenjangan sosial, Prof Syamsul mengingatkan agar alumni HMI mengambil peran sebagai pemersatu sekaligus agen keadilan.

Baca juga: Pemkab Aceh Besar Mulai Bahas Kebutuhan Formasi ASN 2026, Ini Poin Pentingnya

Ia menutup dengan ajakan kembali pada khittah perjuangan, yakni menjadikan nilai Islam sebagai kompas moral, adaptif terhadap perubahan, serta membuktikan kehadiran alumni HMI sebagai bagian dari solusi bagi umat dan bangsa.

Bupati Aceh Tenggara H M Salim Fakhry turut hadir dalam acara tersebut. Selain itu, juga hadir unsur Forkopimda, Bupati Aceh Tenggara periode 1991–2001 Syahbudin BP, anggota DPR Aceh Yahdi Hasan, Rektor Universitas Gunung Leuser Indra Utama, serta sejumlah tokoh masyarakat. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved