Berita Lhokseumawe
Puluhan Pelajar Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Butuh Peralatan Sekolah
"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026).
- Akibatnya, 84 rumah terbakar dan 275 jiwa dari 84 keluarga harus mengungsi.
- Hingga 12 Mei 2026, para korban masih tinggal di tenda darurat, rumah keluarga, atau gereja bagi umat Kristen.
- Bantuan sembako masih aman untuk dua hari ke depan.
- Kebutuhan mendesak: peralatan sekolah (tas, alat tulis) bagi 36 pelajar korban kebakaran.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026) siang.
Menyebabkan 84 unit rumah terbakar dan 84 keluarga atau 275 jiwa harus mengungsi.
Hingga Selasa (12/5/2026), para korban masih mengungsi, ada yang mengungsi di tenda darurat, ada yang tempat keluarganya dan ada yang ke gereja bagi umat kristen.
Keuchik Kampung Jawa Lama, Samsul Bahri, menjelaskan, untuk bantuan saat ini terus mengalir dari berbagai pihak.
Khusus untuk sembako, untuk dua hari kedepan, stok masih aman.
Namun yang dibutuhkan saat ini berupa bantuan peralatan sekolah dan juga pampers.
Diuraikan, dari total 275 jiwa korban kebakaran, 36 diantaranya masih status pelajar, baik tingkat TK, SD, SMP, dan SMA.
Untuk seragam sekolah, sudah ada bantuan dari Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abu Bakar dan ada tambahan dari PDIP.
"Sehingga untuk setiap pelajar, telah ada bantuan dua seragam sekolah," katanya.
Namun yang belum ada saat ini adalah berupa tas sekolah dan peralatan tulis.
"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.
Lalu diuraikan juga, ada 18 korban kebakaran yang membutuhkan pempers tiap hari.
Rinciannya,13 balita dan 5 orang tua.
Diakuinya, beberapa hari lalu memang ada bantuan pampers.
Namun, diperkirakan sudah habis dipakai.
"Jadi kita harapkan juga adanya bantuan pampers," harapnya.
Baca juga: Baitul Mal Lhokseumawe Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran yang Menghanguskan 84 Rumah
Kronologis Kebakaran
Untuk diketahui, kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Pardede Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026) siang.
Sedangkan informasi kebakaran hebat ini dengan cepat menyebar ke masyarakat Kota Lhokseumawe.
Pasalnya, ditengah terik matahari, asap hitam membumbung tinggi ke langit Lhokseumawe.
Tidak lama kemudian, informasi kebakaran terus berkembang melalui media sosial.
Sehingga makin lama, semakin ramai masyarakat yang berdatangan ke lokasi.
Para korban juga berupaya menyelamatkan harta benda mereka.
Saat terjadi kebakaran, berdasarkan informasi, sempat juga terdengar dua kali ledakan keras.
Sehingga diduga akibat ledakan tabung gas.
Sedangkan menindaklnjuti banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal, maka Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui BPBD langsung membangun dua tenda pleton.
Tenda di bangun di kawasan KP-3 Lhokseumawe atau hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi kebakaran.
Disamping juga menyalurkan bantuan masa panik berupa sembako dan kebutuhan lainnya.
Bantuan secara simbolis diserahkan Sekdako Lhokseumawe A Haris, didampingi Plh Kepala BPBD Lhokseumawe Said Bachtiar. Serta diterima Camat Banda Sakti Mirdha Ikhsan.
Baca juga: Personel Polisi Korban Kebakaran di Pardede Terima Bantuan dari Kapolres Lhokseumawe
Penyebab Kebakaran
Sedang penyebab kebakaran, diduga kuat akibat konsleting listrik.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan, melalui Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah, berdasarkan hasil penyelidikan dan juga keterangan saksi, api awalnya muncul dari sebuah rumah dua lantai.
Lantai pertama berkontuksi beton dan lantai kedua berkontruksi kayu.
Pada Selasa siang ataunpada hari kejadian, seorang pemilik rumah sedang tidur di lantai dua.
Tiba-tiba warga tersebut terbangun dan melihat ada percikan api di lampu atap rumahnya.
"Selanjutnya warga itu pun turun hendak meminta tolong warga lainnya," kata AKP Hanafiah.
Dikarenakan bangunan atas berkonstruksi kayu dan cuaca memang sangat terik, ditambah angin, maka api pun terus menyebar dan membakar bangunan lainnya.(*)
kebakaran di Pardede
Kompleks Pardede
Komplek Pardede
Kampung Jawa Lama
Kampung Jawa
Serambinews.com
Serambinews
| CJH Asal Lhokseumawe Bertambah Jadi 140 Orang, Ini Jadwal Keberangkatan |
|
|---|
| Cuaca di Lhokseumawe Terik, Ini Prediksi Cuaca Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari ke Depan |
|
|---|
| Kanit Kamsel Satlantas Lhokseumawe Imbau Pelajar Patuhi Orang Tua, Tertib Lalin, Jauhi Narkoba |
|
|---|
| HUT Korem 011 Lilawangsa: Danrem Brigjen TNI Ali Imran Ucapkan Terima Kasih ke Prajurit |
|
|---|
| Pelajar Nahdlatul Ulama Lhokseumawe Gelar Diskusi Terkait Energi dan Gas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kebakaran-melanda-pemukiman-padat-penduduk-di-kawasan-Pardede-Gampong-Jawa-Lama.jpg)