Berita Aceh Tamiang
Lubang Menganga di Depan Pasar Pagi Kualasimpang ‘Intai’ Korban
Lubang besar di depan Pasar Pagi Kualasimpang, Aceh Tamiang semakin melebar dan membahayakan pengendara serta pedagang.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Lubang besar di depan Pasar Pagi Kualasimpang, Aceh Tamiang semakin melebar dan membahayakan pengendara serta pedagang.
- Perbaikan sementara dengan tambalan aspal cepat rusak, sehingga sering menimbulkan kecelakaan terutama di malam hari karena minim penerangan.
- Warga dan pekerja pasar mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan total agar arus kendaraan kembali aman dan lancar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Lubang di depan Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang semakin parah dan lebar.
Kerusakan ini pun dikeluhkan para pedagang dan pengendara karena mengancam keselamatan.
Saiful, juru parkir di kawasan itu mengatakan, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara.
Aspal yang ditambal tidak bertahan lama sebelum kembali rusak.
“Paling cuma rehab aja, disisip aspal, habis itu sudah. Nggak tahan lama, berlubang lagi,” kata Saiful, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, kondisi jalan paling berbahaya terjadi saat malam hari karena penerangan minim dan lubang sulit terlihat oleh pengendara.
“Yang sering tabrakan malam, karena gelap. Lubang gak nampak,” beber dia.
“Kalau siang kadang mobil truk menghindari lubang, tukang parkir hampir ketabrak,” ujarnya.
Baca juga: Pengendara Harus Waspada, Ada Banyak Lubang Jalan di Kota Banda Aceh
Ia mengaku, kecelakaan di kawasan tersebut bukan lagi hal baru.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah segera melakukan pembenahan total agar arus kendaraan kembali lancar dan aman.
“Harapannya ya dibenahilah dari Pemda biar lancar,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Junaidi HS, penarik becak yang sehari-hari mangkal di sekitar jalan lintas dekat pasar.
Ia mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak banjir melanda Aceh Tamiang dan hingga kini belum ditangani serius.
| Budidaya Kepiting Soka, Cara Efektif Tekan Perambahan Hutan Bakau |
|
|---|
| BRA Bagi-bagi Tas dan Perlengkapan Alat Tulis untuk Murid SD di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Kembangkan Budidaya Kepiting Soka, Kelompok Wanita di Aceh Tamiang Raih Omzet Rp 2 Juta per Hari |
|
|---|
| Dua Desa di Atam Terhubung Jembatan Gantung Garuda, Warga Gelar Syukuran |
|
|---|
| Aceh Tamiang Maksimalkan Lahan Tidur untuk Program Ketahanan Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lubang-jalan-di-depan-pasar-pagi-intai-korban.jpg)