Rabu, 13 Mei 2026

Berita Nagan Raya

Sikapi Aksi Demo di Kuta Trieng, Pemkab Nagan Turun Tangani Persoalan Bantuan Korban Banjir

Turut juga dihadiri Kalak BPBD Irfanda Rinaldi SSTap, Plt Kadis Sosial Ali Munir SE MMAk., Kadis Kominfo Arafik Karim MPA,

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
Plt Sekda bersama sejumlah kepala SKPK menemui warga yang melancar aksi di Kuta Trieng, Selasa (12/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pejabat di Nagan Raya turun ke Gampong Kuta Trieng menyikapi aksi demo ratusan warga terkait bantuan korban banjir.
  • Turut juga dihadiri Kalak BPBD Irfanda Rinaldi SSTap, Plt Kadis Sosial Ali Munir SE MMAk., Kadis Kominfo Arafik Karim MPA,
  • Membahas tuntutan masyarakat terkait penyaluran bantuan perbaikan rumah korban banjir dan bantuan jaminan hidup (jadup).

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya turun menangani persoalan penyaluran bantuan bagi korban banjir di Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur,, Selasa (12/5/2026).

Turunnya pejabat dari kabupaten menyikapi aksi demo ratusan warga di Kuta Tring yang sudah berlangsung selama 2 hari terakhir.

Pertemuan dengan masyarakat korban banjir hidrometeorologi dari Gampong Kuta Trieng dan Gampong Lamie tersebut dihadiri Bupati Dr TR Keumangan diwakili Plt Sekda, Ir H.Hizbulwatan bersama Kapolres AKBP Dr Benny Bathara SIK MIK.

Turut juga dihadiri Kalak BPBD Irfanda Rinaldi SSTap, Plt Kadis Sosial Ali Munir SE MMAk., Kadis Kominfo Arafik Karim MPA, Kadis Perkim Syafriadi Betra ST., Kasatpol PP-WH, Saiful Bahri SH MH, Plt Camat Darul Makmur Mawardi serta anggota DPRK, Heri Yanda SAB.

Baca juga: Buka Rakor Call Center 112, Bupati Nagan Raya TRK: Layanan Darurat Membutuhkan Penanganan Cepat

Dalam pertemuan itu, jajaran pemerintah daerah membahas tuntutan masyarakat terkait penyaluran bantuan perbaikan rumah korban banjir dan bantuan jaminan hidup (jadup).

Kalak BPBD mengatakan bahwa pemerintah daerah telah menjelaskan proses penyaluran bantuan kepada masyarakat sebagaimana mekanisme yang telah diterapkan di desa-desa lain.

“Prosesnya sudah kita sampaikan kepada masyarakat sebagaimana yang sudah kita lakukan di desa-desa lain, untuk melengkapi administrasi teknis,” kata Irfanda.

Kendala komunikasi

Ia menambahkan, persoalan yang muncul di tengah masyarakat lebih disebabkan oleh kendala komunikasi teknis terkait informasi penyaluran bantuan.

“Persoalan ini dinilai terjadi karena adanya kendala komunikasi teknis antara informasi yang disampaikan kepada masyarakat dengan informasi yang diharapkan masyarakat korban banjir,” ujarnya.

Menurut Irfanda, pemerintah daerah terus memfasilitasi dan mendampingi masyarakat penerima bantuan secara langsung agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Terkait bantuan, kita fasilitasi dan dampingi secara langsung. 

Hari ini, dari masyarakat korban banjir Gampong Kuta Trieng ada yang bantuan rumahnya telah berproses 70 persen. 

Kami berharap masyarakat penerima bantuan dapat segera melengkapi berkas administrasi,” ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved