Berita Subulussalam
Sekolah Nasional Terintegrasi Segera Dibangun di Kota Subulussalam, Nilai Verifikasi Tertinggi
Teks beritanya belum ikut terkirim. Kirim isi berita atau paragraf yang ingin dibuat teaser 150 karakter.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Gebrakan dalam dunia pendidikan terus dilakukan Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB).
Setelah sukses jemput program pembangunan Sekolah Rakyat. Terbaru ia melakukan lobi secara maraton pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kota Subulussalam.
Usaha tak pernah menghianti hasil, pembanguhan SNT di kota dengan selogan Sada Kata, itu tinggal menunggu surat keputusan penetapan pembangunan.
Hebatnya lagi saat verifikasi lapangan, Subulussalam, meraih skor bobot 4,5 dari tertinggi 5.
Skor ini menempatkan Subulussalam, sebagai satu satunya daerah yang meraih nilai tertinggi dengan kategori sangat layak.
Sehingga Subulussalam, terpilih menjadi satu dari sebelas lokasi SNT yang dibangun tahun ini.
Kepastian itu setelah Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto yang malakukan verifikasi menyatakan dokumen pembangunan SNT di Kota Subulussalam lengkap dan memenuhi syarat.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah HRB di dampingi Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Syafran menggelar rapat bersama Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto.
Baca juga: Mengenal Kolostrum ASI, Alyssa Daguise Pamer Berwarna Kuning untuk Baby Soleil, Punya Banyak Manfaat
Dalam rapat HRB menyerahkan kelengkapan dokumen usulan pembangunan SNT yang berlokasi di Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam.
"Alhamdulillah Pak Dirjen menegaskan dokumen pembangunan SNT di Kota Subulussalam telah lengkap dan memenuhi syarat. Semalam kami sudah duduk bersma Insya Allah secara lisan pengakuanya kita dapat. Tinggal tunggu SK dari kementerian menyatakan Subulussalam dapat," kata HRB, saat dihubungi Serambinews.com, Kamis (14/5/2026).
Sebelumya tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah melakukan penijauan lokasi SNT di Desa Lae Saga, Selasa (12/5/2026).
Usai mendampingi tim meninjau lokasi, Wali Kota Subulussalam, bersama Kepala BPMP Aceh, langsung terbang ke Jakarta untuk menyerahkan kelengkapan dokumen ke Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto.
Kegigihan HRB membuahkan hasil setelah pengecekkan terhadap hasil verifikasi dan validasi lapangan serta dokumen usulan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.
Anak Aceh Singkil Bisa Masuk SNT
Wali Kota Subulussalaam M Rasyid Bancin yang lebih akrab disapa Haji Rasyid Bancin (HRB) mengatakan alasan pemilihan lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Desa Lae Saga, agar dekat dengan perbatasan Kabupaten Aceh Singkil.
| Setelah 10 Tahun Terisolasi, Warga Lae Sipola Kini Bisa ke Subulussalam Lewat Jembatan Bailey |
|
|---|
| Pangdam Panen Jagung di Subulussalam, Ini Tiga Usulan Petani |
|
|---|
| Bina Atlet Usia Dini, KONI Kota Subulussalam Kumpulkan Sarjana Olah Raga |
|
|---|
| Wali Kota Subulussalam Minta Kemendagri Dorong Percepat Penyelesaian Konflik Lahan PT Laot Bangko |
|
|---|
| Sosok Dewita Karya, Srikandi Muda Subulussalam Tiga Periode Pimpin PAN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sekolah-Nasional-Terintegrasi-Segera-Dibangun-di-Kota-Subulussalam-Nilai-Verifikasi-Tertinggi.jpg)