Aceh Barat
Tanpa Bebani Anggaran Daerah, Program Berkantor Sehari di Gampong Aceh Barat Terus Berlanjut
Program tersebut kembali digelar di Gampong Peulanteu, Kecamatan Bubon, Rabu (13/5/2026), dengan melibatkan seluruh kepala dinas, camat, serta..
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemkab Aceh Barat terus menjalankan program berkantor sehari di gampong sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat.
- Program kembali digelar di Gampong Peulanteu, Kecamatan Bubon, Rabu (13/5/2026), dengan melibatkan seluruh kepala dinas, camat, serta jajaran organisasi perangkat daerah.
- Bupati Tarmizi SP mengatakan kegiatan itu mempertemukan langsung masyarakat dan aparatur gampong dengan pejabat daerah tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.CO, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus menjalankan program berkantor sehari di gampong sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat hingga ke wilayah terpencil.
Program tersebut kembali digelar di Gampong Peulanteu, Kecamatan Bubon, Rabu (13/5/2026), dengan melibatkan seluruh kepala dinas, camat, serta jajaran organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Aceh Barat.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, mengatakan kegiatan itu difokuskan untuk mempertemukan langsung masyarakat dan aparatur gampong dengan pejabat daerah tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.
“Keuchik dan masyarakat bisa langsung bertemu dengan pejabat daerah untuk menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat,” ujar Tarmizi.
Selain membuka ruang komunikasi langsung, kegiatan tersebut juga diisi rapat koordinasi bersama seluruh keuchik serta kepala dinas guna membahas berbagai persoalan pelayanan dan pembangunan di tingkat desa.
Dalam program berkantor sehari itu, pemerintah daerah turut menghadirkan berbagai layanan publik dan bantuan sosial kepada masyarakat, seperti pasar tani, pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga layanan dokter masuk rumah (Dokmaru) bagi warga yang sakit.
Menurut Tarmizi, seluruh dinas juga diwajibkan ikut membawa bantuan sesuai bidang masing-masing agar manfaat kegiatan benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia menegaskan, program tersebut tidak menggunakan anggaran daerah untuk kebutuhan konsumsi kegiatan.
“Program ini tidak menggunakan dana daerah. Untuk kebutuhan makan bersama masyarakat, kami patungan Rp200 ribu per dinas,” katanya.
Baca juga: Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Sungai Mas-Aceh Barat
Tarmizi menyebut program berkantor sehari akan terus dilanjutkan secara bertahap ke seluruh kecamatan di Aceh Barat dengan prioritas wilayah terpencil yang selama ini dinilai membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Ia mengaku respons masyarakat terhadap program tersebut cukup positif karena warga merasa lebih mudah menyampaikan persoalan secara langsung kepada pemerintah.
“Alhamdulillah masyarakat senang karena seluruh kecamatan dikunjungi langsung oleh pejabat daerah, terutama daerah-daerah terpencil,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Pemkab Aceh Barat berharap pelayanan pemerintah tidak hanya terpusat di kantor pemerintahan, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat serta mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat desa.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tarmizi-SP-tinjau-pasar-murah-pada-kegiatan-berkantor-sehari-di-Gampong-Peulanteu-2026.jpg)