Info Haji 2026
Jamaah Kloter 1 Aceh Bergerak dari Madinah Menuju Mekkah, Bersiap Menuju Puncak Haji
Jamaah haji Kloter 1 Aceh pada, Kamis (14/5/2026) sudah bertolak dari Madinah menuju Makkah dengan menempuh perjalanan darat menggunakan bus...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Jamaah haji Aceh Kloter 1 asal Banda Aceh dan Aceh Besar pada Kamis (14/5/2026) bertolak dari Madinah menuju Makkah menggunakan bus setelah sekitar delapan hari berada di Madinah.
- Kloter 1 merupakan bagian gelombang pertama pemberangkatan haji yang mendarat di Madinah, sementara kloter berikutnya langsung menuju Makkah melalui Jeddah.
- Para jamaah kini bersiap menghadapi puncak ibadah haji 2026 yang diperkirakan berlangsung 26 Mei saat prosesi wukuf di Padang Arafah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Jamaah haji Kloter 1 Aceh pada, Kamis (14/5/2026) sudah bertolak dari Madinah menuju Makkah dengan menempuh perjalanan darat menggunakan bus.
Informasi tersebut disampaikan oleh Afrizal, Kepala Bidang Dokumen PPIH Embarkasi Banda Aceh dalam ketanannya kepada awak media, Kamis (14/5/2026).
Jamaah kloter 1 berasal Banda Aceh dan Aceh Besar kemarin, Mereka akan bergabung dengan jamaah haji lainnya di Kota Makkah dan bersiap menghadapi puncak ibadah haji.
Kloter 1 Aceh termasuk dalam pemberangkatan gelombang pertama sehingga mendarat di Bandara Madinah.
Sementara Kloter 2 dan seterusnya masuk ke gelombang kedua sehingga mendarat di Jeddah dan langsung menuju Makkah.
Sebelumnya, jamaah Kloter 1 telah sekitar delapan hari berada di Madinah. Nantinya mereka tidak kembali lagi ke Madinah dan akan pulang melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 diperkirakan berlangsung pada 26 Mei 2026, bertepatan dengan wukuf di Padang Arafah yang menjadi rukun utama dalam ibadah haji.
Pada fase ini, jutaan jamaah dari berbagai negara akan bergerak menuju sejumlah lokasi utama pelaksanaan haji di sekitar Kota Makkah.
Rangkaian puncak haji dimulai ketika jamaah diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah untuk mengikuti prosesi wukuf pada 9 Zulhijah 1447 Hijriah. Di Padang Arafah, jamaah akan memperbanyak doa, zikir, serta mengikuti khutbah haji hingga matahari terbenam.
Usai wukuf, jamaah selanjutnya bergerak menuju Muzdalifah untuk menjalani mabit atau bermalam sambil mengumpulkan batu kerikil yang nantinya digunakan dalam prosesi lempar jumrah.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Mina. Di lokasi tersebut jamaah melaksanakan lempar jumrah, tahalul, serta mabit pada hari-hari tasyrik.
Fase ini dikenal dengan istilah Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina, yang menjadi rangkaian inti pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jamaah-Haji-Kloter-1-saat-tiba-di-Bir-Ali-2026.jpg)