Berita Aceh Utara
Stok Ternak di Aceh Utara untuk Meugang dan Idul Adha 1447 H Capai 4.108
Ribuan ternak tersebut tersebar di 27 kecamatan di Aceh Utara dengan dominasi sapi jantan sebagai komoditas utama kebutuhan masyarakat.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara menyiapkan 4.108 ternak untuk kebutuhan Meugang dan Idul Adha 1447 Hijriah, didominasi sapi jantan dan kerbau.
- Stok ternak terbesar berada di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Lhoksukon, dan Kuta Makmur, sementara Geureudong Pase serta Meurah Mulia menjadi wilayah dengan persediaan paling sedikit.
- Dinas terus memantau basis penggemukan ternak dan memastikan stok kurban aman.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara menyiapkan 4.108 ekor ternak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi Meugang dan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Ribuan ternak tersebut tersebar di 27 kecamatan di Aceh Utara dengan dominasi sapi jantan sebagai komoditas utama kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data dinas terkait, stok ternak tersebut terdiri atas 2.249 sapi jantan, 642 sapi betina tidak produktif, 362 sapi Australia, 630 kerbau jantan, serta 225 kerbau betina tidak produktif.
Ketersediaan ternak terbesar berada di Kecamatan Tanah Jambo Aye mencapai 465 ekor, disusul Kecamatan Lhoksukon 310 ekor dan Kuta Makmur sebanyak 217 ekor.
Selain itu, Kecamatan Samudera tercatat memiliki 207 ekor ternak, Matang Kuli 196 ekor, Dewantara 193 ekor, Cot Girek 180 ekor, Tanah Luas 147 ekor, Muara Batu 146 ekor, serta Sawang sebanyak 137 ekor.
Sementara itu, kecamatan dengan persediaan ternak paling sedikit yakni Geureudong Pase dan Meurah Mulia yang masing-masing hanya memiliki 92 ekor ternak.
Baca juga: BPBD Aceh Utara Data Rumah Warga Terendam Air Laut Dampak Pasang Purnama
Adapun kecamatan lain seperti Syamtalira Bayu dan Paya Bakong masing-masing memiliki 130 ekor, Pirak Timu 126 ekor, Tanah Pasir 123 ekor, Nisam Antara 118 ekor, Baktiya 116 ekor, serta Simpang Kramat dan Seunuddon masing-masing 114 ekor ternak.
Sekretaris Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara, drh Muzakir, Sabtu (16/5/2026) kepada Serambinews.com mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan monitoring terhadap basis penggemukan ternak sapi di setiap wilayah kerja petugas peternakan kecamatan dan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).
Monitoring dilakukan untuk memastikan ketersediaan ternak dalam kondisi aman menjelang Meugang dan Hari Raya Idul Adha.
“Monitoring dilakukan ke basis penggemukan ternak sapi di wilayah kerja masing-masing oleh petugas peternakan kecamatan dan Puskeswan,” ujar Muzakir.
Menurutnya, khusus untuk kebutuhan sapi kurban, hasil pemantauan sementara menunjukkan stok ternak masih mencukupi.
Bahkan sebagian panitia kurban disebut sudah menyiapkan hewan yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha mendatang.
Baca juga: Ratusan Rumah Warga Terendam Air Laut Ekses Pasang Purnama di Tiga Kecamatan Aceh Utara
“Khusus untuk sapi kurban, hasil monitor kita sudah tersedia dan panitia kurban juga sudah menyiapkannya. Tinggal diambil pada hari raya untuk dipotong dan dibagikan kepada yang berhak menerima,” katanya.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan jumlah pasti hewan kurban yang akan disembelih tahun ini.
Sebab kondisi ekonomi masyarakat dinilai masih terdampak banjir hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Biasanya sekitar 600 sampai 800 ekor sapi disembelih saat Idul Adha.
Tapi kali ini belum bisa diprediksi karena kondisi keuangan masyarakat masih belum begitu baik akibat dampak banjir hidrometeorologi kemarin,” ujarnya. (*)
| BPBD Aceh Utara Data Rumah Warga Terendam Air Laut Dampak Pasang Purnama |
|
|---|
| Ratusan Rumah Warga Terendam Air Laut Ekses Pasang Purnama di Tiga Kecamatan Aceh Utara |
|
|---|
| Dandim 0103/Aceh Utara Hadiri Launching 1.061 Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Akademisi Sorot Fenomena Rajah Ie, Sebut Warga Mulai Takut ke Rumah Sakit Gegara Desil |
|
|---|
| Mulai Takut ke Rumah Sakit, Akademisi: Jika Warga Berobat dengan Rajah Ie, Pemerintah ke Mana? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muzakir-soal-kurban.jpg)