Berita Bireuen
Pemerintah Pusat akan Bangun 31 Huntap di Bivak Juli Bireuen
“Kami hadir bersama tim ke sana untuk memastikan lokasi pembangunan. Rumah tersebut akan dibangun oleh Kementerian PKP,” ujarnya.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun 31 unit rumah hunian tetap bagi 31 kepala keluarga korban banjir bandang di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.
- Saat ini, para korban masih menempati meunasah setempat sebagai tempat pengungsian sementara.
- Kepala BPBD Bireuen, Marwan ST MT, mengatakan pihaknya bersama tim terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan koordinasi sekaligus meninjau area pembangunan rumah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia akan membangun 31 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi 31 kepala keluarga korban banjir bandang di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.
Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu menyebabkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal.
Saat ini, para korban masih menempati meunasah setempat sebagai tempat pengungsian sementara.
Kepala BPBD Bireuen, Marwan ST MT, kepada Serambinews.com, Sabtu (16/5/2026), mengatakan pihaknya bersama tim terkait telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan koordinasi sekaligus meninjau area pembangunan rumah.
“Kami hadir bersama tim ke sana untuk memastikan lokasi pembangunan. Rumah tersebut akan dibangun oleh Kementerian PKP,” ujarnya.
Menurut Marwan, lokasi pembangunan huntap dipusatkan di kawasan Bivak.
Baca juga: Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama BPBD terus mendorong percepatan realisasi program tersebut agar warga segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.
“Warga sangat berterima kasih dan berharap pembangunan dapat segera dimulai. Pemkab Bireuen dan BPBD Bireuen juga mendorong Satgas agar program ini dipercepat,” katanya.
Terkait waktu pelaksanaan pembangunan, Marwan menyebut pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari Kementerian PKP.
Ia juga menjelaskan bahwa lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan huntap telah memperoleh rekomendasi dari Badan Geologi Bandung dan dinyatakan layak untuk dibangun.
Dusun Bivak merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang akhir November lalu.
Saat kejadian, kawasan tersebut sempat terisolasi akibat putusnya akses jalan dan jembatan. Selain itu, sejumlah rumah warga hilang dan rusak, sementara jaringan listrik mengalami pemadaman total. (*)
| Jelang Idul Adha, Pemkab Bireuen Gelar Pasar Murah, Besok di Jangka |
|
|---|
| Siswa SMKN 1 Gandapura Asah Jiwa Wirausaha di Car Free Day Banda Aceh |
|
|---|
| Kopdes Merah Putih Gampong Cot Puuk Gandapura Bireuen Ikut Launching Nasional Bersama Presiden RI |
|
|---|
| Tanggul Jebol dan Jalan Putus di Alue Kuta Jangka Akibat Banjir Rob, Warga Minta Penanganan Segera |
|
|---|
| PUPR Bireuen Perbaiki Jalan Elak Geulanggang Teungoh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kalak-BPBD-Bireuen-Marwan-ST-MT-5.jpg)