Selasa, 19 Mei 2026

MENYAPA NUSANTARA

Taman Bacaan Ruman Aceh Bagikan 150 Buku kepada Masyarakat

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Relawan TBM RUMAN Aceh, Sabdi, S.Pd., selepas kegiatan pada Minggu (17/5/2026) siang

Tayang:
Editor: IKL
Antara/ANTARA/HO-TBM Ruman Aceh
Pendiri dan Pembina TBM Ruman Aceh Ahmad Arif (kiri) membagikan buku kepada pengunjung perpustakaan terbuka di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Minggu (17/5/2026). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bersamaan dengan momen Hari Buku Nasional 17 Mei 2026, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh menggelar wisata buku gratis MIBARA (minggu baca rame-rame) edisi ke 353 di lapangan Blang Padang, Banda Aceh yang dihadiri Pendiri dan Pembina RUMAN Aceh, Ahmad Arif, dari awal.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Relawan TBM RUMAN Aceh, Sabdi, S.Pd., selepas kegiatan pada Minggu (17/5/2026) siang di sekretariat mereka di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

“Menyemarakkan momen hari buku nasional tahun ini, kami menghadiahkan 150 buku gratis kepada pengunjung dan masyarakat. Jumlah ini bertambah dibandingkan tahun sebelumnya”, ujar Sabdi.

Buku tersebut, imbuh Sabdi selanjutnya, berasal dari 3 penyumbang yang diterima TBM RUMAN Aceh. Satu di antaranya sumbangan dari Bidang Politik Dalam Negeri KESBANGPOL Aceh berjudul, “Dinamika politik, ekonomi dan sosial keagamaan di Aceh”.

“Hadiah itu juga merupakan bagian dari kesyukuran atas milad ke 12 MIBARA yang edisi perdananya digelar pada 18 Mei 2014 lalu sebagai ikhtiar menjemput bola dalam mengatrol minat baca dan membuka akses bacaan secara gratis kepada semua lapisan masyarakat dengan anak-anak sebagai prioritas”, ungkap Sabdi. 

Peminjam Bacaan Terbanyak  

Sementara itu Ahmad Arif, Pendiri dan Pembina RUMAN Aceh menuturkan bahwa dalam momen ulang tahun ke 12 MIBARA, pihaknya memberi hadiah khusus kepada 3 pengunjung dengan peminjaman bacaan terbanyak setahun terakhir. 

“Sejak edisi perdana MIBARA 12 tahun lalu, kita membolehkan setiap pengunjung meminjam 5 bacaan sekaligus selama seminggu secara gratis tanpa syarat administrati apapun. Modalnya hanya saling percaya, saling jujur dan saling bertanggungjawab”, tutur Arif.

Kemudahan itu, kata Arif menambahkan, dimanfaatkan oleh keluarga yang progresif cara berpikirnya dengan meminjam puluhan buku dalam satu edisi MIBARA, karena keluarga tersebut terdiri dari 6 atau bahkan 8 orang. 

“Hurun dan keluarganya menjadi peminjam terbanyak dengan 785 bacaan. Menyusul kemudian keluarga Khalil dengan 570 bacaan dan keluarga Alicia sebanyak 224 bacaan. Mengapresiasi hal tersebut, RUMAN Aceh menghadiahkan setiap keluarga bingkisan berisi 3 buku, alat penanda bacaan beserta pulpen dan spidol”, ungkap Arif.

Sebagai informasi, konsep pustaka gratis di ruang terbuka di Aceh diperkenalkan oleh RUMAN Aceh dengan nama MIBARA yang diduplikasi dari TBM Rumah Baca Gang Mesjid di Jombang, Jawa Timur yang menggelar MUMBA (Minggu Membaca) setiap hari Minggu di alun-alun kantor Bupati mereka. 

“Alhamdulillah, konsep MIBARA kita sudah diduplikasi oleh berbagai komunitas literasi, baik di dalam maupun di luar Aceh. Yang teranyar ada di Kota Pekan Baru, Riau, oleh keluarga yang pernah 4 tahun menjadi pengunjung tetap MIBARA. Juga ada di Kota Blangkejeren, Gayo Lues, oleh komunitas yang baru terbentuk”, pungkas Arif tersenyum. (ant)

Baca juga: Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini, Murid TK RUMAN Aceh Dikenalkan Profesi Pemadam Kebakaran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved