Rabu, 20 Mei 2026

Berita Bireuen

Dua Rumah Hangus Terbakar di Pulo Kiton Bireuen, Sumber Api dari Dapur

Dua rumah semi permanen di Dusun Damai, Gampong Pulo Kiton, Bireuen, ludes terbakar pada Selasa (20/5) sore akibat dugaan korslet listrik.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KEBAKARAN RUMAH - Dua rumah semipermanen di Dusun Damai, Gampong Pulo Kiton, Bireuen, ludes terbakar pada Selasa (19/5/2026) sore, diduga akibat korslet listrik. 
Ringkasan Berita:
  • Dua rumah semi permanen di Dusun Damai, Gampong Pulo Kiton, Bireuen, ludes terbakar pada Selasa (20/5) sore akibat dugaan korslet listrik.
  • Rumah milik Darwis Usman dan rumah almarhum Harson yang dihuni beberapa keluarga hangus, meski tidak ada korban jiwa.
  • BPBD Bireuen mengerahkan enam mobil pemadam untuk memadamkan api, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dua rumah semipermanen di Dusun Damai, Gampong Pulo Kiton, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, ludes terbakar pada Selasa (20/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kebakaran yang diduga akibat korslet listrik ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun menghanguskan rumah milik Darwis Usman (69), yang ditempati bersama istrinya, Ratna Juwita (65), serta lima cucu mereka.

Satunya lagi rumah milik almarhum Harson (72), yang dihuni oleh istrinya Riati (54), bersama dua kepala keluarga lainnya.

Menurut keterangan Darwis, api diduga berasal dari bagian dapur. 

Saat kejadian, ia sedang berada di toko tempat berjualan pakan ayam dan unggas, sementara istrinya dan cucu-cucu berada di rumah.

Baca juga: Lima Rumah Terbakar di Aceh Singkil, Seluruh Harta Benda Korban Ludes

Ia baru mengetahui kebakaran setelah mendapat kabar dari anaknya.

Api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah Harson yang berada di belakang rumah Darwis.

BPBD Bireuen mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos.

Termasuk Pos Induk Kota Bireuen, Pos Pembantu Kutablang, dan Pos Pembantu Juli, serta Tim Reaksi Cepat (TRC).

Meski warga turut membantu, kobaran api sulit dikendalikan karena bangunan semipermanen mudah terbakar.

Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta.

Keuchik Pulo Kiton, M Dahlan AF menyampaikan, bahwa warga segera meminta bantuan pemadam kebakaran begitu melihat api membesar. 

Baca juga: Dramatis! Anak Kecil Diselamatkan Lewat Jendela Saat Rumah Terbakar di Lhokseumawe

Ia juga mengapresiasi kerja sama masyarakat dalam membantu penanganan kebakaran.

Cek Instalasi Listrik

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bireuen mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah tangga untuk mencegah kejadian serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan kondisi listrik dan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran. 

Selain itu, dukungan cepat dari BPBD dan partisipasi warga menunjukkan solidaritas dalam menghadapi musibah.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved